Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Puji Partai Komunis: PM Singapura: Banyak yang Sedang Perhatikan ‘China yang Kuat’

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Oktober 2017 22:56 10:56 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Oktober 2017 22:56
Bagikan
Perdana Menteri (PM) Lee Hsien Loong
Bagikan

Hidayatullah.com—PM Singapura,  Lee Hsien Loong mengucapkan selamat kepada Presiden China Xi Jinping dan Perdana Menteri Li Keqiang karena terpilih kembali menduduki Komite Tetap Politbiro Partai Komunis China ke-19.

Komite Tetap Politbiro, badan pembuat keputusan tertinggi yang akan memimpin negara tersebut dalam lima tahun ke depan, dipimpin oleh Xi Jinping, yang juga merupakan ketua partai dan panglima militer. Selain dia, Perdana Menteri Li adalah satu-satunya yang mempertahankan posisinya di dewan pemerintahan yang dirubah.

Demikian disampaikan Kementerian Luar Negeri Singapura,  dalam sebuah pernyataan hari Rabu (26/10/2017) ini.

dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, di Gedung Putih, Senin (23/10/2017) waktu setempat

Dalam Kongres Partai Komunis China (PKC) yang baru saja ditutup, Presiden Xi juga mengumumkan jajaran pemimpin baru China, walaupun identitas penggantinya masih belum jelas.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menjawab pertanyaan tentang bagaimana memperkuat kekuatan Presiden Xi akan memungkinkannya untuk lebih meningkatkan pengaruh China di masa depan, Lee mengatakan, “Jika Anda melihat perbedaan dalam penekanannya, itulah pandangan orang-orang China sendiri.”

“Di bawah kepemimpinan Mao, China bangkit, dengan Deng, mereka menjadi lebih mewah dan dengan Xi, mereka ‘lebih kuat’. Tapi apa arti ‘kuat’?” Menurut PM Lee, inilah yang oleh banyak pihak akan diperhatikan.

Baca: Singapura, Negeri Moderen Beriman Pada Takhayul

Ketika ditanya apa yang dimaksud dengan “China yang kuat”,  Lee mengatakan bahwa Presiden Xi menekankan hal ini dalam pidato pembukaannya yang panjang di kongres partai tersebut. Pidato tersebut dimulai dengan bagaimana PKC  harus sepenuhnya didukung, menjaga pertumbuhan ekonomi, membuat pertimbangan dan mengurus kesejahteraan rakyat. Dia juga menyentuh pada pentingnya memiliki Angkatan bersenjata yang besar.

“Itu semua memiliki kekuatan besar yang perlu diberi perhatian. Tapi apa yang tidak kita ketahui dalam proporsi dan nada serta kebijaksanaan di balik keputusan dan kita harus menunggu dan melihat hasilnya, “jelas PM Lee.

“Jika Anda bertanya kepada generasi sekarang, mereka pasti akan mengatakan bahwa generasi berikutnya akan membuat keputusan yang benar dan tahu bahwa perdamaian itu penting, dan saya juga mengharapkan hal yang sama,” tambahnya.

Sebelum ini, selama dalam kunjungannya ke Amerika Serikat, Lee menekankan pentingnya hubungan AS-China, yang dia sebut sebagai “hubungan bilateral terpenting di dunia.”

Berbicara di Washington DC Economic Club hari Senin (23/10/2017), PM Lee mengatakan bahwa apakah AS masih percaya bahwa negara tersebut benar-benar akan memperoleh keuntungan terbesar dari dunia yang saling tergantung, pertukaran terbuka dan peraturan dan bagaimana hubungan AS -China yang sedang berkembang akan menentukan tidak hanya kemakmuran, tapi juga apakah ada perang atau menikmati kedamaian, tidak hanya di Asia tapi juga di seluruh dunia.

Baca: 90 Persen Pembeli Properti ‘Forest City’ dari China

Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, melakukan pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, di Gedung Putih, Senin (23/10/2017) waktu setempat

Dalam forum itu, Singapura menyatakan kesediaannya untuk menambah perlengkapan dan personel Angkatan Bersenjata Singapura (SAF) dalam koalisi global untuk mengalahkan ISIS hingga tahun depan.

Komitmen ini dilontarkan PM Lee pada sebuah konferensi pers setelah keduanya bertemu.

Dikutip dari harian Strait Times, kedua negara itu telah memiliki ikatan pertahanan yang kuat. Singapura juga mendukung kehadiran militer AS di negaranya.

Negeri Singa itu juga menjadi tuan rumah bagi militer AS untuk menempatkan angkatan udara dan angkatan lautnya. Ketentuan perjanjian diteken pada 1990 agar AS menggunakan fasilitas di Singapura.

Lee juga mengucapkan terima kasih ke AS karena telah menampung lebih dari 1.000 personel militer Singapura setiap tahunnya dan dilatih di sejumlah pangkalan angkatan udara AS.

Bahkan Singapura pernah mengerahkan sejumlah Chinooks milik angkatan udaranya untuk terlibat dalam operasi bantuan bencana Badai Harvey.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinakomunisLee Hsien LoongLi Keqiangpartai komunis chinaPerdana Menteri Lee Hsien LoongPKCPM SingapuraPolitbiroPresiden China Xi Jinpingsingapura
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Arab Saudi Bangun Pusat Hadis Nabi Terbesar di Madinah
Tulisan selanjutnya Wisata Muslim Millenial Bernilai 100 Miliar USD pada Tahun 2025

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?