Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tanggapi Penangkapan, Raja Salman: Hukum Tidak Pandang Bulu

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 November 2017 22:07 10:07 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 November 2017 22:07
Bagikan
Raja Salman bin Abdulaziz al Saud
Bagikan

Hidayatullah.com–Raja Salman telah memerintahkan kampanye anti-korupsi baru sebagai bagian dari “agenda reformasi aktif yang bertujuan mengatasi masalah terus-menerus yang telah menghambat upaya pembangunan di Kerajaan Arab Saudi dalam beberapa dekade terakhir.” Demikian bunyi sebuah siaran pers dari Kementerian Komunikasi Saudi sebagaimana dikutip CNN, Ahad (05/11/2107).

“Hukum akan diterapkan secara tegas pada setiap orang yang menyentuh uang publik dan tidak melindunginya atau menggelapkannya, atau menyalahgunakan kekuasaan dan pengaruhnya. Ini akan diterapkan pada mereka yang besar dan kecil, dan kami tidak akan takut pada siapa pun,” kata Raja Salman dalam sebuah pernyataan yang disiarkan di TV pemerintah Saudi seperti dikutip Bloomberg, Ahad (05/11/2017).

Baca: Arab Saudi Pecat Menteri Senior dan Tahan 11 Pangeran

Keputusan kerajaan tersebut mengatakan bahwa Komite Anti Korupsi dibutuhkan “karena kecenderungan beberapa orang untuk melakukan penyalahgunaan, menempatkan kepentingan pribadi mereka di atas kepentingan publik, dan mencuri dana publik, serta akan melacak dan memberantas korupsi di semua level,” menurut rilis Kementerian Komunikasi Saudi tersebut.

Alasan Pembersihan

Sementara itu, John Defterios, Editor Emerging Markets CNN yang telah meliput Arab Saudi sejak tahun 1990-an, mengatakan bahwa “penyapuan” yang terjadi baru-baru ini di Saudi merupakan bagian dari “perombakan puncak ke bawah” yang dilakukan oleh sang Putra Mahkota, lapor CNN, Ahad (05/11/2017).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Dari keseluruhan rencana Vision 2030-nya, untuk melakukan reformasi sosial dengan diperbolehkannya wanita mengemudi, dan seperti yang kita lihat sekarang sebagai kaki yang ketiga, sebuah dorongan agresif untuk membasmi korupsi,” katanya.

Baca: Inilah Orang Kaya Saudi yang Ditangkap Komisi Anti Korupsi

Defterios mengatakan   bahwa korupsi tidak mungkin menjadi alasan keseluruhan di balik “pembersihan” secara radikal dan meluas.

“Kita tidak bisa mengabaikan fakta bahwa Putra Mahkota masih muda dan sangat mungkin berkuasa selama beberapa dekade. Dia ingin mengkonsolidasikan barisan di sekelilingnya,” katanya.*/Abd Mustofa

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiKerajaan SaudiKomite Anti Korupsi SaudiKorupsiLewat Vision 2030Mohammad bin SalmanPangeranPangeran SalmanpenangkapanPutra MahkotaRaja Salman bin Abdulaziz al Saud
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kokam dan Laskar FPI Siap Jaga Tabligh Akbar Garut
Tulisan selanjutnya Saudi Tutup Jalur Udara, Laut dan Darat Menuju Yaman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Palestina Terkini

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Palestina Terkini
13 Juli 2026 05:55
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?