Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mantan Pelatih Militer AS Dijatuhi Hukuman 10 tahun Penjara karena Siksa 12 Tentara Muslim

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 November 2017 21:29 9:29 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 November 2017 21:29
Bagikan
Ilustrasi: Rekrutmen calon tentara AS
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang mantan pelatih Korps Marinir AS divonis 10 tahun penjara karena terbukti bersalah menyalahgunakan kekuasaan dan wewenangnya dalam perekrutan 12 anggota militer Muslim.

Sersan Joseph Felix (34), dinyatakan bersalah atas penganiayaan fisik dan verbal terhadap orang-orang Muslim yang direkrutnya selama pelatihan dasar di Pulau Parris, South Carolina.

Majelis hakim terdiri dari delapan anggota militer dan wanita yang menganggap Felix, seorang veteran perang Iraq, menyalahkan di antara enam pelatih yang memimpin dan mengambil bagian dalam tindakan ekstrem dengan mencela mereka sebagai ‘teroris’.

Felix diyakini telah merekrut anggota beragama Islam untuk tujuan menyalahgunakan kepercayaan dan keyakinan agama mereka terhadap Islam.

Felix  juga diduga menghina agama mereka,  memaksa dua  masuk mesin cuci baju, saat mereka menolak meninggalkan agama Islam.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca: Tentara AS Pembakar al-Quran Hanya Mendapat Sanksi Disipliner

Menurut beberapa saksi mata, mendengar Felix sering menggunakan istilah “terorisme” dan “ISIS” terhadap semua anggota baru Muslim yang direkrutnya.

“Felix melakukan penganiayaan terhadap calon marinir Muslim karena kepercayaan mereka. Dia mendegradasi agama mereka,” kata Letnan Kolonel John Norman, yang bertindak sebagai jaksa dalam pengadilan militer, dilansir Aljazeera.

Salah satu rekrutan tersebut, Raheel Siddiqui (20) meninggal dunia setelah terjun dari lantai tiga pada Maret 2016 setelah banyak menerima tekanan dan terancam.

Korban penganiayaan lain Ameer Bourmeche dan Rekan Hawez bersaksi mereka diperintahkan masuk ke sebuah alat pengering pakaian, sehingga mereka diputar layaknya pakaian.

Baca: Donald Trump Ejek Ibu Tentara Muslim AS yang Tewas

Setelah kematian Siddiqui, keluarganya mengajukan tuntutan senilai $ 100 juta terhadap Marinir dan pemerintah AS, dengan mengatakan bahwa tindakan anak mereka karena didorong oleh pelecehan tersebut.

Felix yang yang sudah menikah dan memiliki empat orang anak, diberi hukuman untuk tiga tuduhan penganiayaan, delapan tuduhan melanggar perintah umum, mabuk, tidak disiplin, dan membuat pernyataan salah.

Kasus ini juga membuat 20 instruktur, petugas dan anggota kelautan diselidiki atas tuduhan pelecehan terhadap anggota baru Muslim sejak tahun 2015, di mana 13 di antaranya telah menjalani hukuman.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anti Islamhukuman penjaraISISislamophobiaJoseph FelixKorps Marinir ASPelatih MiliterpelecehanpenghinaanPulau Parrissiksaantentara AmerikaTentara Muslimteroris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Olahraga sebagai Media Dakwah
Tulisan selanjutnya Tauladan Kepemimpinan Mohammad Natsir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?