Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Korut dan Korsel Setuju Pakai Bendera Korea Bersatu di Olimpiade Pyeongchang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Januari 2018 06:45 6:45 am
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Januari 2018 06:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Korea Utara dan Korea Selatan telah sepakat untuk menggunakan bendera Korea Bersatu di acara Olmpiade Musim Dingin di Pyeongchang bulan depan.

Apabila rencana ini diwujudkan, ratusan delegasi Korea Utara –terdiri dari 230 pemandu sorak, 140 anggota orkestra dan 30 atlet taekwondo– bisa menyeberang ke Korea Selatan lewat jalur darat untuk mengikuti olimpiade yang akan digelar pada 9 sampai 25 Februari tersebut.

Itu artinya, untuk pertama kali sejak dua tahun silam pintu perbatasan darat Korut-Korsel akan dibuka kembali.

Kedua negara itu juga sepakat untuk membuat satu tim hoki es putri gabungan. Apabila direalisasikan, maka untuk pertama kalinya Korea bersaudara itu bermain dalam satu tim di pertandingan Olimpiade Musim Dingn.

Korea Utara juga setuju untuk mengirimkan delegasi lebih kecil, berkekuatan 150 orang, untuk mengikuti Paralimpik pada bulan Maret.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Akan tetapi kesepakatan itu harus terlebih dulu mendapat persetujuan dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) yang akan bertemu di Lausanne, Swiss, hari Sabtu (20/1/2018), lapor BBC. Pasalnya, Korea Utara sudah melewati batas akhir pendaftaran peserta olimpiade atau tidak masuk kualifikasi.

Korea Selatan juga harus mencari cara agar bisa menampung delegasi Korea Utara tanpa melanggar sanksi Dewan Keamanan PBB, yang melarang transfer uang ke Pyongyang dan memasukkan sejumlah pejabat Korut dalam daftar hitam.

Sementara itu, rencana pembuatan satu tim hoki es itu menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelatih dan media konservatif Korsel. Menurut mereka, pembentukan satu tim gabungan hoki es putri justru akan mengusik kesempatan Korsel untuk meraih medali.

Puluhan ribu orang kabarnya sudah menandatangani petisi online yang menuntut agar pemerintah Seoul membatalkan rencana itu.

Jepang, yang pernah merasakan rudal Korut ditembakkan ke arah negaranya, mengaku curiga dengan rencana itu. Menlu Jepang Taro Kono mengatakan bahwa dunia seharusnya tidak terpukau dengan “serangan kharisma” yang dilancarkan Korut akhir-akhir ini.

Selama beberapa bulan lalu Korea Utara membuat dunia tegang dengan melakukan sejumlah uji coba rudal yang di arahkan ke sejumlah negara “musuh” dan sekutu musuhnya, seperti Jepang. Korut juga sesumbar bahwa rudal balistiknya bisa menjangkau sejumlah wilayah Amerika Serikat.

Ujicoba rudal balistik Korut yang terakhir, pada 28 November 2017, memicu dikeluarkannya sejumlah sanksi PBB yang menarget pengiriman bahan bakar Korea Utara.

Tidak lama setelah sanksi itu diumumkan, pemimpin Korut Kim Jong-un mengatakan negaranya siap melakukan “dialog terbuka”.

Dalam pidato Tahun Baru Kim mengatakan dirinya mempertimbangkan untuk mengirim delegasi ke Olimpiade Musim Dingin yang akan digelar di Korsel tahun ini. Rencana itu disambut baik pihak Korsel, lewat pernyataan ketua komisi olimpiade bahwa atlet-atlet dari Utara akan disambut kedatangannya.

Pada 9 Januari, kedua Korea mengumumkan bahwa Korut akan mengirimkan tim ke Korsel. Pintu perbatasan darat kedua negara juga akan dibuka kembali.

Presiden Korsel Moon Jae-in mengatakan kesepakatan itu akan membuka jalan bagi dimulainya kembali dialog antara kedua Korea dan juga dialog Korut dengan AS, lapor kantor berita Yonhap seperti dilansir BBC.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ustadz Zulkifli Penuhi Panggilan Polisi, Jamaah Melepas Penuh Rasa Haru
Tulisan selanjutnya Ustadz Zulkifli Tinggalkan 15 Anak Kecil-kecil

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?