Hidayatullah.com–Kementerian Luar Negeri Qatar mengatakan pada hari Senin bahwa operasi kontraterorisme Turki di wilayah Afrin di Suriah didorong oleh kepentingan keamanan yang sah. Demikian kutip Anadolu Agency dari QNA, Selasa (23/01/2018).
“Peluncuran operasi militer Turki Sabtu lalu didorong oleh kepentingan yang sah terkait keamanan nasional dan keamanan perbatasannya, selain melindungi integritas teritorial Suriah dari bahaya pemisahan diri,” rilis kantor berita resmi Qatar QNA mengutip juru bicara kementerian itu, Lulwah Rashid Al Khater.
“Turki sebagai anggota NATO selalu menjadi faktor penstabil di wilayah itu,” katanya.
Baca: Erdogan: Operasi Militer Darat di Afrin Suriah Dimulai
Al Khater menambahkan bahwa Qatar “sepenuhnya yakin akan kemampuan Republik Turki untuk menjaga keamanan warga sipil dan kesatuan wilayah Suriah”.
Menurut Staf Umum Turki, operasi tersebut bertujuan untuk mempertahankan keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan wilayah tersebut serta untuk melindungi rakyat Suriah dari penindasan dan kekejaman teroris.
Baca: Suriah Ancam Tembak Pesawat Turki, Jika Serang Kurdi di Afrin
Operasi tersebut dilakukan di dalam kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan PBB, hak pembelaan diri berdasarkan Piagam PBB dan penghormatan terhadap integritas teritorial Suriah, katanya.
Pihak militer Turki juga mengatakan “hal yang paling penting” yang telah disampaikan adalah untuk tidak mencenderai warga sipil.*/Abd Mustofa