Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hipokrit, Tokoh Partai Anti-Migran Jerman AfD Mempekerjakan Pencari Suaka

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 September 2017 21:09 9:09 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 September 2017 21:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Salah seorang pemimpin partai anti-migran Jerman AfD, Alice Weidel, membayar di bawah meja seorang pencari suaka yang dipekerjakan sebagai tukang bersih-bersih di rumahnya, lapor koran Die Zeit.

Dilansir Deutsche Welle Kamis (14/9/2017), koran mingguan itu mengaku mengetahui bahwa Weidel sebelumnya membayar seorang perempuan mahasiswa jurusan studi keislaman untuk membersihkan rumahnya. Ketika mahasiswi itu pergi, lapor Die Zeit, pekerjaannya diserahkan kepada seorang migran pencari suaka.

Kedua perempuan itu diupah 25 franc Swiss (sekitar $26) per jam dalam bentuk tunai, lapor koran itu. Dan di antara mereka tidak ada kontrak kerja maupun bukti pembayaran upah tertulis, yang merupakan keharusan di Jerman.

Dipertanyakan oleh media tersebut soal legalitas kesepakatan kerja semacam itu, pengacara Wiedel awalnya berdalih bahwa “tengat satu hari yang diberikan untuk menjawab pertanyaan tersebut terlalu singkat, sementara masalahnya menyangkut perkara hukum yang tidak sederhana.”

Akan tetapi, pengacara Wiedel kemudian mengatakan kepada Die Zeit bahwa politisi wanita itu memiliki “kontak teman” dengan seorang Suriah yang juga merupakan tamu di rumahnya. “Namun, bahwa pencari suaka itu dipekerjakan di rumah klien kami atau pernah bekerja sebagai pegawai atau menerima gaji adalah tidak benar.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Klaim tersebut justru menggiring pada tuduhan kemunafikan, sebab Wiedel selama ini bersama partai rasisnya senantiasa menuntut pemberlakuan kebijakan yang keras dalam masalah suaka. Tidak hanya itu, AfD bahkan menuduh Angkatan Laut Jerman berpartisipasi dalam penyelundupan manusia dengan menolong migran yang terombang-ambing di laut lepas.

Wiedel, yang hiudp seatap dengan pasangan lesbiannya –seorang warga Swiss yang diadopsi ketika kanak-kanak dari Sri Lanka– diangkat menjadi wakil pemimpin AfD pada bulan April lalu. Wanita berusia 38 tahun konsultan bisnis yang melek media dan banyak menghabiskan waktunya di China itu dipandang mampu mewakili misi dan visi partai anti orang asing, AfD, di kancah perpolitikan Jerman.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Diancam Massa, Politisi Kurdi Turki Terpaksa Memindahkan Makam Ibunya
Tulisan selanjutnya Marmut Menginvasi Matterhorn Swiss

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Berita
21 Juli 2026 10:00
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Terbaru

  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?