Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Diduga Beli Rumah Mewah Pakai Uang Yayasan, Pendiri Black Lives Matter Mengundurkan Diri

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Mei 2021 18:58 6:58 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Mei 2021 18:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Salah satu pendiri Black Lives Matter mengatakan bahwa dirinya mengundurkan diri dari yayasan BLM.

Patrisse Cullors mengatakan bahwa hari Jumat (28/5/2021) merupakan hari terakhirnya di yayasan itu, yang telah dipimpinnya selama hampir 6 tahun.

Keuangan wanita kulit hitam berusia 37 tahun itu menjadi sorotan bulan lalu setelah tersiar kabar bahwa dia memiliki empat rumah.

Black Lives Matter bermula dari tagar di media online pada 2013 dan sejak itu berkembang menjadi sebuah gerakan global.

Cullors mengatakan akan mundur dari Black Lives Matter Global Network agar lebih fokus menggarap buku keduanya yang akan diterbitkan, An Abolitionist’s Handbook, dan mengerjakan proyek TV berkaitan dengan kisah-kisah orang kulit hitam bersama Warner Bros, lansir BBC.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam sebuah pernyataan dia berkata, “Dengan orang-orang cerdas, berpengalaman dan berkomitmen yang mendukung organisasi ini selama masa transisi, saya tahu BLMGNF berada di tangan yang baik.”

“Agenda yayasan ini tetap sama – eradikasi supremasi kulit putih dan membangun lembaga-lembaga yang meneguhkan kehidupan,” kata Cullors.

Kepada Associated Press Cullors mengatakan  pengunduran dirinya sudah direncanakan lebih dari satu tahun dan tidak berkaitan dengan klaim-klaim yang mengatakan dia menyalahgunakan uang donasi untuk menambah jumlah propertinya. Tidak ada bukti yang menunjukkan dirinya melakukan hal tersebut.

“Itu adalah serangan-serangan dari kalangan sayap kanan yang berusaha mendiskreditkan karakter saya, dan saya tidak bertindak seperti apa yang golongan kanan pikirkan tentang saya,” ujarnya.

BLM Foundation pada bulan Februari mengatakan kepada Associated Press bahwa mereka sudah mengumpulkan donasi $90 juta pada masa unjuk rasa tahun lalu menyusul kematian George Floyd di tangan sejumlah anggota kepolisian di Minneapolis, Minnesota.

Yayasan itu mengatakan bahwa di akhir tahun 2020 akuntansi yayasan menunjukkan saldo lebih dari $60 juta, setelah dikurangi biaya-biaya, hibah untuk organisasi-organisasi pro-kulit hitam dan biaya lainnya.

Bulan lalu, New York Post melaporkan bahwa Cullors – yang menyebut dirinya seorang Marxis – telah membeli sebuah rumah mewah berharga $1,4 juta di Topanga Canyon, dekat Malibu, dan memiliki tiga rumah lain, termasuk sebuah rumah pertanian di Georgia.

Facebook melarang penggunanya membagikan laporan New York Times itu dengan alasan privasi, dan seorang jurnalis kulit hitam mengatakan akunnya di Twitter dikunci setelah membagikan laporan tersebut.

Para pengkritik dari kalangan konservatif, serta sebagian aktivis kulit hitam, menyeru agar dilakukan investigasi guna mengetahui apakah Cullors menggunakan dana yayasan untuk kepentingan pribadi.

Pada bulan April, pihak yayasan mengatakan Cullors menerima bayaran sejumlah $120.000 antara tahun 2013 dan 2019 untuk pekerjaan yang dilakukannya.

Bulan lalu ketika tampil di layar Black News Channel, mata Cullors tampak berkaca-kaca ketika membantah tuduhan dirinya menyelewengkan yang yayasan.

Orangtua dari Michael Brown dan Breonna Taylor – dua warga berkulit hitam yang kasus kematiannya di tangan polisi Amerika Serikat sering dikutip oleh Black Lives Matter – bulan lalu dikabarkan mengutarakan keluhan mereka karena BLM Foundation tidak berbuat apa-apa untuk membantu keluarga mereka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:black lives matterPatrisse Cullors
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hamas Fatah Mengenal Hamas dan Fatah, Dua Partai Berpengaruh Palestina
Tulisan selanjutnya Korupsi, Eks Menteri Sosial Zambia Dibui 2 Tahun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?