Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Jaisyul Islam Menyambut Resolusi PBB

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Februari 2018 07:36 7:36 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Februari 2018 11:30
Bagikan
Milisi Jaisyul Islam di Ghouta
Bagikan

Hidayatullah.com–Mohamad Alloush, kepala politik faksi oposisi terbesar di Ghouta Timur, Jaisyul-Islam (Tentara Islam), mengatakan pada Senin (26 Februari) faksi-faksi oposisi di Ghouta Timur Suriah menyambut Resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan genjatan senjata selama 30 hari di seluruh negeri tetapi dia menuduh milisi pro-Assad melanggar genjatan senjata itu seperti yang dilaporkan Orient News pada Selasa, 27 Februari 2018.

Alloush, yang sedang menghadiri sebuah konferensi bantuan internasional di Riyadh, mengatakan rezim Assad dan sekutunya telah melancarkan “sebuah sweeping serangan darat” setelah resolusi PBB itu, menambahkan bahwa sangatlah penting genjatan itu diterapkan.

Selama seminggu terakhir rezim Assad dan sekutunya telah menyerang kantong-kantong wilayah oposisi di Ghouta Timur dekat Damaskus dalam salah satu bombardir terbesar dalam perang sipil yang telah berlangsung tujuh tahun, membunuh ratusan penduduk sipil.

Baca: DKK PBB Serukan Gencatan Senjata 30 Hari di Suriah

Alloush mengatakan rezim Assad, Rusia dan Iran semestinya “membuka sebuah jalur aman” bagi para petempur Front al Nusra, untuk meninggalkan Ghouta karena rezim telah menggunakan kehadiran mereka sebagai alasan untuk terus melakukan pengeboman.

Baca: Perang Khon Thuman, Jaisyul Fathi Tumpas 150 Milisi Dukungan Iran

Menteri pertahanan Rusia dikutip oleh kantor berita RIA yang mengatakan Presiden Vladimir Putin telah memerintahkan genjatan senjata harian di Ghouta Timur dari 9 pagi hingga 2 malam setiap harinya dan untuk membangun “koridor kemanusiaan” sehingga para penduduk bisa pergi.

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Namun, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan genjatan senjata tidak mencakup faksi oposisi Ahrar Syam atau Jaisyul Islam , menyebut mereka sebagai rekan dari Front al Nusra.

Dua faksi oposisi besar di Ghouta Timur merupakan Jaisyul -Islam dan Failaq al-Rahman. Tahrir Syam, sebuah aliansi faksi militer termasuk Nusra, memiliki kehadiran yang sangat kecil di Ghouta Timur.

Rezim Assad dan sekutunya, meskipun begitu menggunakan kehadiran kecil ini untuk membenarkan pembantaian terhadap penduduk sipil dalam serangan yang dilancarkan pada minggu lalu di Ghouta Timur.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadgencatan senjataGhouta TimurJaisyul IslamMohamad AlloushoposisipembebasanResolusi PBB
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pelanggaran Serius Hukum Internasional di Ghouta Timur
Tulisan selanjutnya Menlu Inggris Akan Bergabung dengan Koalisi AS Serang Rezim Bashar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?