Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tak Sesuai Standar, Rwanda Tutup 700 Gereja

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Maret 2018 22:05 10:05 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Maret 2018 22:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Rwanda menghentikan seluruh aktivitas gereja yang ada di sekitar Kigali, Rwanda, Afrika Timur, karena dianggap tidak memenuhi standar pendirian. Ada sekitar  714 gereja telah ditutup pemerintah.

Seperti dikutip dari newtimes, tindakan ini terpaksa diambil oleh para pemimpin yang ada di wilayah ini yang bermitra dengan Dewan Pemerintahan Rwanda.

Menurut Justus Kangwagye selaku ketua sebuah partai politik dan Departemen Masyarakat Sipil di Dewan tata Pemerintahan Rwanda, tempat ibadah wajib untuk memenuhi persyaratan dasar yang meliputi keselamatan, kebersihan, infrastruktur dan legalitas.

“Peribadatan harus dilakukan terorganisir dan memenuhi standar minimum. Kebebasan beribadah Anda jangan sampai melanggar hak orang lain. Mereka diminta menghentikan operasinya sampai mereka memenuhi persyaratan, “kata Justus Kangwagye.

Baca: Robert Mugabe Enggan Mundur Meski Ditekan Oposisi dan Gereja .

Kangwagye menegaskan bahwa gereja-gereja tersebut akan terus ditutup sampai mereka bisa memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ia bahkan menyebut bahwa kemungkinan akan ada beberapa yang  tidak bisa melanjutkan untuk beroperasi dalam waktu dekat.

Hal ini disebabkan karena terdapat beberapa gereja yang tidak memiliki standar keamanan, dimana ini juga sangat berbahaya bagi orang-orang saat menggunakannya untuk ibadah. Selain itu, ada beberapa gereja yang sengaja menyetel suara kencang-kencang untuk menarik anggota jemaat. Tentu saja hal ini bisa dikatakan sebagai polusi suara.

Baca: Kurangi Suara Bising, Kota Lagos Nigeria Tutup Gereja dan Masjid

Tindakan penutupan gereja di Kigali ini diperkirakan akan memengaruhi gereja-gereja di luar ibukota dalam beberapa bulan yang akan datang. Perwakilan gereja mengatakan kalau pihak berwenang terlalu ketat membuat aturan.

Untuk memulai sebuah gereja di Rwanda, diperlukan sertifikat yang keluar dari pemerintah yang berlaku selama satu tahun.

Rwanda juga tengah mempersiapkan undang-undang baru mengenai organisasi yang berbasis agama, yang kemungkinan akan menghambat pertumbuhan gereja-gereja yang akan dibangun.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afrikaaktivitas gereja Afrika Timurgerejapendirian GerejaRwandaStandar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pesawat Angkut Militer Rusia Jatuh di Suriah, 32 Penumpang Tewas
Tulisan selanjutnya Inggris Mendesak Rusia dan Rezim Suriah untuk Menerapkan Gencatan Senjata

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?