Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Negara Eropa yang Warganya Paling Anti Vaksinasi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Oktober 2018 05:57 5:57 am
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Oktober 2018 05:57
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Bulgaria, Latvia dan Prancis merupakan negara yang warganya paling anti dengan vaksinasi di kalangan Uni Eropa, menurut survei terbaru.

Dilansir Euronews Jumat (26/10/2018), kurang dari 70 persen responden di ketiga negara itu menganggap penyuntikan aman, menurut jajak pendapat yang dis Brussels (markas besar Uni Eropa).

Hasil survei itu mengatakan, kepercayaan orang terhadap obat-obatan menurun di sejumlah negara di Eropa, sementara kelompok-kelompok antivaksin semakin mendapatkan tempat di ranah politik.

Di Polandia, kepercayaan warga akan vaksinasi menurun. Mereka yang percaya bahwa vaksinasi aman jumlahnya melorot 9,2 persen dalam tiga tahun terakhir

“Sepertinya kawasan Eropa masih yang terendah tingkat kepercayaannya terhadap vaksin dibanding belahan dunia lain,” kata laporan itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Wabah campak belum lama ini harus dipergunakan sebagai kesempatan untuk mengingatkan orang akan pentingnya vaksinasi dan bahayanya penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin,” imbuh laporan tersebut.

Pada musim panas tahun ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan jumlah kasus campak di Eropa mencatatkan rekor baru di Eropa.

Pada paruh pertama tahun ini saja di Eropa terdapat 37 kematian akibat campak dan lebih dari 41.000 orang terinfeksi. Angka itu merupakan yang tertinggi dibanding periode 12 bulan manapun selama dekade terakhir.

Survei yang digagas Komisi Eropa itu mengungkap bahwa responden di Portugal, Denmark dan Spanyol yang paling percaya dengan vaksinasi.

Proporsi responden yang menganggap vaksinasi aman di setiap negara anggota Uni Eropa adalah sebagai berikut: Portugal 95,1%; Denmark 94%; Spanyol 91,6%; Hungaria 91,4%; Inggris 89,9%; Finlandia 89%; Belanda 87,9%; Luxembourg 87,2%; Italia 85,3%; Irlandia 84,9%; Yunani 84,5%; Swedia 83,7%; Jerman 83,6%; Austria 82.7%; Rumania 82,2%; Estonia 81,1%; Lithuania 81%; Slovenia 81%; Siprus 79,9%; Belgia 78,9%; Republik Ceko 78,6%; Kroasia 78,4%; Malta 74,9%; Slovakia 74,7%; Polandia 72,4%; Prancis 69,9%; Latvia 68,2%; Bulgaria 66,3%.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kerugian-Kerusakan Sulteng Rp 18,48 T, 2.086 Orang Meninggal
Tulisan selanjutnya Akar Rumput-Calon Legislatif PBB Dukung Prabowo-Sandiaga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?