Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Myanmar Htin Kyaw Mengundurkan Diri

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Maret 2018 18:47 6:47 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Maret 2018 18:47
Bagikan
Htin Kyaw dan Aung San Suu Kyi.
Bagikan

 

Hidayatullah.com–Presiden Myanmar Htin Kyaw mengundurkan diri, demikian diumumkan kantornya.

 

Tidak ada alasan yang dikemukakan, tetapi beberapa bulan terakhir muncul kekhawatiran akan kesehatan pria berusia 71 tahun itu, setelah dia terlihat lesu saat melaksanakan tugas-tugas kenegaraan.

 

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Htin Kyaw disumpah sebagai presiden pada 2016 setelah pemilu bersejarah, menandai akhir rezim militer puluhan yang berlangsung puluhan tahun. Namun, jabatannya itu pada hakikatnya sekedar seremonial, sementara pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi adalah presiden de facto.

 

Pernyataan yang ditulis di laman Facebook kepresidenan menyebutkan bahwa Htin Kyaw “ingin beristirahat,” lapor BBC Rabu (30/3/2018).

 

Wakil presiden Myint Swe, seorang pensiunan jenderal, akan bertindak sebagai presiden sementara, sampai presiden baru terpilih dalam waktu 7 hari, imbuh pernyataan itu.

 

Htin Kyaw adalah teman masa kanak-kanak Suu Kyi, penasihatnya selama bertahun-tahun, dan pernah menjadi sopirnya. Dia dikenal pendiam, dapat diandalkan dan sangat dipercaya Suu Kyi.

 

Suu Kyi, putri dari jenderal Aung San, selama junta militer dilarang menjadi pejabat tinggi negara. Sebuah pasal dalam konstitusi Myanmar menyatakan orang yang memiliki anak dari pasangan berkewarganegaraan asing tidak dapat menjadi presiden. Pasal ini dipandang sengaja dibuat untuk menjegal Suu Kyi.

 

Suu Kyi miliki dua anak dari mendiang suaminya yang orang Inggris.*

 

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel Menolak Sidang Pengadilan Remaja Palestina Secara Terbuka
Tulisan selanjutnya Din Prihatin terkait Sikap PGGJ Mempersoalkan Masjid

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?