Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Militer Sudan Patahkan Pemberontakan Tentara Pro-Bashir

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Januari 2020 21:09 9:09 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Januari 2020 21:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Angkatan Darat Sudan berhasil mematahkan pemberontakan oleh sekelompok bekas anggota pasukan elit yang loyal kepada mantan presiden Omar al-Bashir.

Baku tembak terjadi hari Selasa (14/1/2020) di ibu kota Khartoum dan bandara di kota itu ditutup sementara saat dar-der-dor terjadi.

Kekerasan itu dipicu oleh pertikaian soal gaji aparat dinas rahasia yang ditakuti di negeri itu, yang saat ini sedang dirombak untuk diperbaiki, kata pemerintah.

Dua prajurit dilaporkan tewas dan empat lainnya terluka dalam baku tembak itu, yang terburuk sejak Bashir dilengserkan pada bulan April 2020.

Sejak Agustus tahun lalu, Sudan diperintah oleh sebuah dewan bersama yang terdiri dari sipil dan militer.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seorang anggota senior Dewan Kedaulatan, Jenderal Mohammed Hamdam Dagalo (dikenal dengan sebutan Hemeti) menuding bekas kepada dinas intelijen Jenderal Salah Gosh sebagai otak pembangkangan tersebut, lansir BBC.

Keberadaan Gosh saat ini tidak jelas, dengan spekulasi dia melarikan diri ke luar negeri setelah Bashir digulingkan.

Jenderal Dagalo mengatakan bahwa meskipun dirinya tidak menganggap kekerasan itu sebuah upaya kudeta, tetapi aksi tersebut tidak dapat ditoleransi.

Dalam pidatonya hari Rabu (15/1/2020) pimpinan Dewan Kedaulatan Letjen Abdel Fattah Burhan mengatakan bahwa kekerasan itu sudah berakhir.

Jubir pemerintah Faisal Mohamed Saleh mengatakan kepada stasiun televisi pemerintah bahwa peristiwa itu terjadi karena pasukan tersebut menolak jumlah uang yang mereka dapat dari pensiun.

General Intelligence Service (GIS), dulu dikenal dengan nama National Intelligence and Security Service (NISS), berperan besar dalam upaya pembubaran aksi-aksi demonstrasi anti-pemerintah di masa-masa akhir kepemimpinan Bashir. Sedikitnya 170 orang pengunjuk rasa terbunuh dalam rentetan demonstrasi yang berlangsung selama berbulan-bulan akibat tindakan keras aparat.

Selama 30 tahun kekuasaan Bashir, GIS merupakan dinas keamanan paling kuat di Sudan dan paling ditakuti.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Peru Tangkap Sejumlah Turis Pelaku Vandalisme di Machu Picchu
Tulisan selanjutnya European Space Agency: Tak Lama Lagi Ada Pariwisata ke Luar Angkasa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?