Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

“Masuk Penjara”, Pengunjuk Rasa di Jepang Protes Kroniisme PM Abe dan Konstitusi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Maret 2018 07:49 7:49 am
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Maret 2018 07:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para pengunjuk rasa memenuhi jalan-jalan di ibukota Tokyo guna memprotes Perdana Menteri Shinzo Abe, menyerunya agar meletakkan jabatan di tengah-tengah terungkapnya skandal kroniisme yang melibatkan istrinya. Pengunjuk rasa juga memprotes perubahan konstitusi Jepang pascaperang.

Ratusan demonstran berjalan kanki hari Ahad (25/3/2018) di Tokyo sambil membawa umbul-umbul yang antara lain bertuliskan “Abe, Masuk Penjara!” dan menolak revisi konstitusi. Tampak pula boneka yang menggambarkan Abe sebagai narapidana, berpakaian seragam dengan motif garis putih-hitam, lapor RT.

Unjuk rasa dilakukan setelah terungkapnya penjualan tanah milik negara ke sebuah pengelola sekolah dari kalangan nasionalis dengan harga diskon sangat besar. Penjualan tanah negara itu melibatkan istri PM Abe, Akie.

Abe sudah menyampaikan permintaan maaf atas situasi saat ini yang disebutnya “menggoyang kepercayaan rakyat terhadap pemerintah.” Namun, pada saat yang sama PM Abe membantah bahwa dia dan istrinya ikut campur dalam urusan penjualan tanah tersebut, atau berusaha mengubah dokumen-dokumen yang berkaitan.

  • Istri PM Jepang Terlibat Kroniisme

Para demonstran juga memprotes keputusan Abe untuk merevisi konstitusi damai negara itu, yang dirancang oleh Amerika Serikat usai Perang Dunia II. Abe ingin nama Pasukan Bela Diri Jepang disebutkan dalam konstitusi agar tidak lagi diperdebatkan legalitasnya, sementara bagian yang menyebut soal pelepasan hak untuk terlibat dalam peperangan dan larangan memperkuat militer dibiarkan tidak diubah. Demikian pula soal kepolisian negara itu. Namun, para pengkritik mengkhawatirkan bahwa perubahan konstitusi itu akan membukan jalan bagi militer Jepang memainkan peran lebih besar di luar negeri alias terlibat aktif dalam peperangan.*

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab
Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Istri Eks Presiden Zimbabwe Grace Mugabe Dituduh Menyelundupkan Gading
Tulisan selanjutnya Ombudsman Periksa IAIN Bukittinggi, Fokus Dugaan Maladministrasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Berita
20 Juli 2026 12:51
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?