Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Peran Bundeswehr di Afghanistan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Maret 2018 19:31 7:31 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Maret 2018 06:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Jerman memperpanjang misi angkatan bersenjatanya di Afghanistan sampai 31 Maret 2019. Lantas peran apa yang dilakoni Bundeswehr di negara itu, berikut menurut laporan Deutsche Welle.

Dilansir DW Senin (26/3/2018), Bundeswehr berada di Afghanistan sebagai bagian dari misi NATO “Resolute Support”, yang dimulai 1 Januari 2015, setelah misi aliansi sebelumnya International Security Assistance Force (ISAF) berakhir pada 28 Desember 2014.

Ada 39 negara yang terlibat dalam misi itu, dengan jumlah personel melebihi 13.000. Bundeswehr sebelumnya mengirimkan 980 serdadu, tetapi pada bulan Maret ini pemerintah memutuskan untuk menambahnya menjadi 1.300.

  • Prajurit Jerman Diminta Bersabar, Tugas di Afghanistan Belum Berakhir

Tujuan dari misi itu adalah melatih, memberikan saran dan mendampingi pasukan pemerintah Afghanistan dalam konflik berkepanjangan melawan kelompok-kelompok seperti Taliban, jaringan Haqqani dan divisi ISIS alias Daesh di Afghanistan. Asistensi tersebut dibagi ke dalam 8 area kunci, yaitu multiyear budgeting; transparansi, akuntabilitas dan pengawasan; pengawasan sipil atas institusi-institusi keamanan Afghanistan; pengerahan kekuatan (pasukan); kesinambungan pasukan; perancangan strategi dan kebijakan; intelijen; dan strategic communications. Bundeswehr terlibat dalam implementasi tujuan-tujuan itu utamanya di bagian utara Afghanistan.

Sampai akhir tahun pertama, misi tersebut telah menguras kocek Bundeswehr 315 juta euro atau sekitar 5,36 triliun rupiah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pemerintah Jerman memandang intervensi internasional di Afghanistan sejak 2001 sebagai sebuah kesuksesan. Hal itu dilihat dari jumlah anak yang masuk sekolah bertambah 8 kali lipat, posisi wanita yang lebih baik dalam masyarakat Afghanistan, serta adanya peningkatan secara umum di bidang pelayanan kesehatan dan infrastruktur.

Sampai akhir 2017, satu prajurit Jerman tewas di Afghanistan dalam misi ini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya [Video] Pesepakbola Kroasia Meninggal Kena Tembakan Bola
Tulisan selanjutnya Pemerintah Malaysia Usul Penjara 10 Tahun Bagi Penyebar Fake News

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?