Hidayatullah.com—Menteri Pertahanan Jerman Ursula von der Leyen mengatakan kepada pasukan Bundeswehr di Afghanistan agar mereka bersiap-siap untuk bertugas di negara itu lebih lama, menyusul keputusan militer Jerman untuk menambah jumlah serdadunya.
Dilansir DW, von der Leyen hari Ahad (25/3/2018) mengakui bahwa Afghanistan masih jauh dari siap untuk menangani sendiri situasi keamanan negaranya.
“Ini bukan masalah jangka waktu saja yang melulu dibahas,” kata von der Leyen kepada para prajurit Jerman ketika mengunjungi markas Bundeswehr di kota Mazar-i-Sharif di bagian utara Afghanistan.
Jangka waktu misi di Afghanistan tergantung pada apakah kondisi di negara itu membaik, kata wanita itu, seraya menambahkan bahwa “kita perlu bersabar dan kuat untuk bertahan.”
Pernyataan von der Leyen itu menyusul keputusan parlemen Jerman hari Kamis (22/3/2018) mendukung perpanjangan misi Bundeswehr di Afghanistan, yang sekarang memasuki tahun ke-16, dan menambah jumlah personel yang ditempatkan di sana dari 980 menjadi 1.300.
Pemerintahan koalisi Jerman yang baru juga berjanji akan menambah anggaran militer sekitar 10 miliar euro untuk empat tahun ke depan, dengan tambahan dana diperkirakan dialokasikan untuk bantuan pembangunan.
Menhan Jerman itu membela keputusan menambah jumlah pasukan di Afghanistan di tengah-tengah kekhawatiran hal tersebut akan menguras kemampuan perlengkapan perang Bundeswehr yang saat ini sudah menua.
Militer Jerman dihujani kritik setelah pada musim dingin lalu hanya dapat melaksanakan tugas giliran operasi bersama pasukan Afghanistan satu kali. Von der Leyen menyalahkan hal itu pada kurangnya jumlah personel Bundeswehr dan berjanji “akan membereskan masalah tersebut.”*