Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Afghanistan Meminta Maaf Terbunuhnya Para Hafidz Muda di Kunduz

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Mei 2018 11:16 11:16 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Mei 2018 11:16
Bagikan
Kekuasaan Taliban afghanistan
Presiden Ashraf Ghani
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Afghanistan pada Rabu secara publik meminta maaf atas serangan mematikan di provinsi Kunduz pada bulan lalu yang menyebabkan puluhan Hafidz Quran (penghafal al-Quran) terbunuh.

Menyampaikan rasa belasungkawa atas hilangnya nyawa warga sipil pada para anggota keluarga korban di Arg (Istana Kepresidenan), Presiden Ashraf Ghani mengatakan tidak seperti “para konspirator”, pemerintahan sah di Afghanistan melihat dirinya bertanggung jawab dan meminta maaf atas ketidakadilan pada rakyat.

Baca: Pembantaian 100 Santri Tahfizh Qur’an di Kunduz Picu Kemarahan Massal

“Pemerintah Afghanistan, dan khususnya Kementrian Pertahanan, meminta maaf dari para keluarga korban atas insiden ini,” kata Ghani dikutip Anadolu Agency, sembari memerintahkan untuk membangun tugu peringatan bagi para martir, membangun masjid agung di tempat kejadian dan lebih memperhatikan pelaksanaan serangan udara untuk mencegah terulangnya tragedi seperti itu.

Berhari-hari setelah serangan keji pasukan Afghanistan terhadap sebuah sekolah tahfidz yang terjadi pada 2 April 2018 di distrik Dasht-e-Archi di Provinsi Kunduz, Misi Bantuan PBB di Afghanistan (UNAMA) mengumumkan minggu lalu, bahwa serangan itu merenggut setidaknya 36 nyawa dan melukai 71 lainnya.

Baca: Keluarga Korban Minta Tanggung Jawab Pembantaian 100 Santri Tahfidz di Khunduz

Perlu dicatat bahwa terdapat 81 anak-anak diantara korban, sementara “informasi kredibel” lain menunjukkan jumlah korban terbunuh yang lebih tinggi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Taliban menyebut serangan mematikan ini sebagai salah satu alasan utama di balik diluncurkannya serangan baru mereka.

Pada Rabu, Presiden Ghani mengulang kembali seruannya pada Taliban untuk menghindari kekerasan dan ikut bergabung dalam proses perdamaian.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanAshraf GhanihafidzKunduzmadrasahMeminta Maafpembantaianpenghafal al-QuranPresiden AfghanistansantriTaliban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Forum Silarurrahim Ormas Pemuda Islam Sikapi Keputusan Pemindahan Kedubes AS
Tulisan selanjutnya Syeikh Al-Qaradhawi: Palestina Merupakan Perkara Umat Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?