Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ukraina Temukan Daftar 47 Orang Target Pembunuhan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Juni 2018 06:23 6:23 am
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Juni 2018 06:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ukraina mengatakan aksinya menggelar pembunuhan palsu atas jurnalis Rusia Arkady Babchenko membawa aparat keamanan menemukan daftar berisi nama 47 orang yang potensial menjadi target serangan selanjutnya.

Dilansir Deutsche Welle Sabtu (2/6/2018), di laman Facebook Jaksa Agung Yuriy Lutsenko menulis bahwa puluhan orang dalam daftar itu, kebanyakan jurnalis Ukraina dan Rusia, “bisa jadi korban dalam serangan teroris selanjutnya.”

Lutsenko mengatakan semua orang tersebut sudah diberitahu dan upaya sedang dilakukan guna melindungi mereka.

Sebelumnya, Ukraina mengatakan bahwa pihaknya mengetahui ada sekitar 30 orang, termasuk Babchenko, yang menjadi target aparat keamanan Rusia.

Pernyataan itu dikeluarkan Lutsenko setelah pada hari Jumat (1/6/2018), bersama kepala keamanan Ukraina Vasyl Grytsak, bertemu dengan para diplomat dari Jerman, Amerika Serikat, Uni Eropa dan beberapa negara lain yang mendukung Ukraina. Pertemuan itu digelar untuk memberikan penjelasan perihal keputusan Ukraina melakukan aksi pembunuhan palsu atas Arkady Babchenko belum lama ini, yang sempat menjadi sorotan banyak media internasional.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hari Selasa lalu, pihak keamanan Ukraina mengumumkan bahwa Babchenko ditembak mati. Hari berikutnya, ketika banyak orang berduka dan berbagai pihak menuding Rusia sebagai pelakunya, jurnalis berkepala plontos itu muncul di sebuah konferensi pers dan membeberkan perihal drama pembunuhan palsu atas dirinya.

  • Jurnalis Rusia Babchenko Beberkan Cara Memalsukan Kematiannya

Pemerintah Kiev perlu menjelaskan masalah itu kepada negara-negara tersebut di atas, karena Ukraina sangat bergantung pada dukungan finansial dan pertahanan dari Barat dalam menghadapi Moskow. Ukraina, salah satu negara yang pernah bergabung dengan Uni Soviet, bersitegang dengan Rusia menyusul aneksasi Krimea tahun 2014 dan harus menghadapi kelompok separatis bersenjata pro-Rusia.

Selain menemukan daftar 47 orang yang potensial akan dibunuh, Lutsenko juga mengatakan bahwa pihak keamanan Ukraina menemukan bukti-bukti penting –yang akan diungkap kemudian– perihal kaitan intelijen Rusia dengan rencana serangan itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Paus Pilot Mati Setelah Memakan 80 Tas Plastik
Tulisan selanjutnya Pendeta Anderson Bunuh Jemaatnya di Gereja karena Cemburu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Artikel
21 Juli 2026 07:00
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?