Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

DWW: Tampung 3,5 Juta, Turki jadi Negara Paling Ramah Pengungsi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Juni 2018 05:59 5:59 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Juni 2018 08:56
Bagikan
Pengungsi Suriah memasuki wilayah Turki, dekat perbatasan Turki di Akcakale di Provinsi Sanliurfa 14 Juni 2015
Bagikan

Hidayatullah.com–Turki kembali menjadi negara paling ramah di dunia dengan menampung 3,5 juta pengungsi, kata sebuah LSM yang fokus pada masalah kesehatan, yang bermarkas di Inggris.

Menurut pernyataan yang dirilis dalam rangka Hari Pengungsi Dunia yang dikeluarkan oleh Doctors World Wide (DWW) Turki, warga negara yang banyak mengungsi ke Turki adalah Suriah, Afghanistan dan Sudan Selatan.

Anak-anak, kata DWW, berjumlah separuh lebih dari total pengungsi. Salah satu masalah terbesar bagi pengungsi adalah akses yang tidak memadai untuk mendapatkan perawatan kesehatan.

“Para dokter DWW terus bekerja untuk kesehatan para pengungsi di berbagai wilayah geografis,” demikian ditekankan dalam pernyataan itu.

Baca: Turki Sedang Memproses Kewarganegaraan Pengungsi Suriah

Sejak awal perang sipil Suriah, pengungsi Suriah telah ditawari layanan kesehatan primer, dukungan psikososial; sedangkan Rumah sakit warga Suriah telah didukung peralatan dan persediaan medis telah disediakan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Dokter Worldwide adalah satu-satunya organisasi yang menyediakan perawatan medis di sebuah kamp pengungsi di desa Sido selatan di Chad. Selama 2017, total 7.710 pasien di kamp ini dirawat secara gratis,” katanya dikutip Anadolu Agency.

Sedangkan di Afghanistan, kamp medis, operasi katarak dan kegiatan distribusi makanan diberikan secara rutin.

Baca: Turki Beri Paspor 500 Pengungsi Palestina

Begitupun dengan pusat kesehatan ibu, anak, dan nutrisi baru saja mulai beroperasi di Somalia di samping kamp tempat pengungsi internal berada, katanya.

“Lebih dari 65 juta orang telah mengungsi karena penganiayaan, konflik, kekerasan yang meluas atau pelanggaran hak asasi manusia,” Yahyahan Guney, pimpinan Dokter Worldwide Turki mengatakan kepada Anadolu Agency.

“Ada banyak pengungsi, dan di antara mereka yang mengungsi adalah yang tidak dapat menerima perawatan kesehatan,” kata Guney.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanDoctors World WideDWWpengungsiRamah Pengungsisudan selatansuriahTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kisah Jamaah Membawa Palu ke Masjid
Tulisan selanjutnya Relawan #2019GantiPresiden Beri Penghargaan 21 Tokoh Inspiratif

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?