Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Cermin

Kisah Jamaah Membawa Palu ke Masjid

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Juni 2018 19:57 7:57 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Juni 2018 08:00
Bagikan
[Ilustrasi] Mbah Sukarman, di usia 80 tahun masih rajin ke masjid.
Bagikan

KETIKA adzan ashar berkumandang, saya bergegas ke masjid. Ada seorang tetangga depan rumah, Mbah Sukarman, usia sekitar 80 tahun, yang masih rajin ke masjid dengan jalan kaki.

Beliau pekerja keras, di usia segitu masih biasa jalan kaki ke pasar untuk jualan tape atau sayuran. Terkadang dipikul keliling kampung.

Tapi shalat berjamaah di masjid, lima waktu shalat, ia tidak pernah ketinggalan. Beliau pendiam, jarang jamaah menyapa karena telingan sudah agak kurang mendengar juga.

Tidak setiap waktu shalat, tapi sering saya membonceng beliau naik motor. Kalau pas bersamaan keluar dari rumah masing-masing.

Sore itu, saya memboncengnya. Sekilas terlihat beliau memegang palu. Kok tak membawa al-Qur’an, tapi palu?

Baca Juga

Karāmah yang Tidak Pernah Diminta
Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Saat Suami Jadi ‘Pusat’ Perhatian karena Urus Bayi Sendirian
Kehilangan Uang yang Bikin Ketagihan…
Pondok Gontor Putri, Al Hamra, dan Hagia Sophia

Baca: Kisah Kesabaran Ibu Dianugerahi Tiga Anak Tunanetra

Agak ragu dan sempat berpikir negatif, karena ini bukan hari kerja bakti. “Untuk apa beliau bawa palu ke masjid? Jangan-jangan nanti dipukulkan saya? Atau dia sedang marah atau apa ya.”

Bismillahirrahmanirrahim. Setelah beliau naik di sepeda motor, saya memberanikan diri untuk bertanya, “Untuk apa bawa palu, Mbah?” Beliau menjawab, “Ada pagar masjid rusak,” jawabnya singkat.

Tapi saya belum paham, apa maksudnya. Sepertinya pagar masjid baik baik saja.

Setelah tiba di depan masjid dan turun dari sepeda motor, saya biarkan beliau jalan duluan. Dan saya mengikuti dari belakang, sambil melihat apa yang akan beliau lakukan dengan palu itu.

Baca: Kisah Semangat Pemuda Mewujudkan Mimpi Belajar

Di sebuah sudut tangga masjid, beliau berhenti sebentar dan memukulkan palunya. Saya dekati, ternyata memang ada pagar kayu yang mau terlepas. Kalau tidak diperbaiki, memang anak-anak atau jamaah yang berada di situ bisa jatuh.

Ternyata beliau tidak hanya membawa palu, tapi juga menyiapkan dua biji paku di tangannya. Lalu beliau mulai memukulkan paku dengan palunya ke pagar masjid yang mau lepas itu.

Subhanallah, dengan tenaga tuanya yang lemah. Beliau masih peka, peduli, dan langsung berbuat ketika ada sesuatu yang perlu diperbaiki.

Saat beliau memukul-mukul pagar kayu masjid, hati saya yang terpukul dan remuk rasanya.

“Sebenarnya saya yang muda ini, yang harus lebih peka dan peduli.” Perasaan itu terbawa hingga shalat sunnah menunggu iqamat.

Berbuat baik itu sederhana. Di bulan Syawal ini, hati ini belum Fitri untuk peka dengan permasalahan.* Abdul Ghofar, pegiat komunitas Penulis Muda Indonesia (PENA) di Balikpapan, Kalimantan Timur

Baca: “(Di Rumah) Sakit Kok Bersyukur…”

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hikmahibrahImanjamaahjamaah masjidkepekaankepekaan sosialmasjidoase imanorangtuaPalupeduliRenunganShalat BerjamaahSolidaritassosialsyawal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tren Pernikahan Mewah Bikin Warga Uganda Terlilit Utang
Tulisan selanjutnya DWW: Tampung 3,5 Juta, Turki jadi Negara Paling Ramah Pengungsi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Berita
2 September 2026 20:21
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Cermin

“Nak, Ustadzah Boleh Peluk?”

2 Juli 2022 09:40
Cermin

Cerita Almarhum Pendiri Hidayatullah Kepingin Berjumpa Ramadhan Tahun Ini…

17 Februari 2022 07:59
Cermin

Ketika Nikmat Shalat Berjamaah Itu Terhalangi, Begini Pengakuan Sang Dai…

3 Januari 2022 05:00
Cermin

Bantuan Allah itu Datang Tengah Malam Persis Sesuai yang Dibutuhkan

27 Desember 2021 15:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?