Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pekerja Jerman Ini Dicurigai Meracuni Makanan 21 Koleganya Hingga Mati

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Juni 2018 08:01 8:01 am
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Juni 2018 08:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pihak berwenang di Jerman sedang melakukan penyelidikan atas serangkaian kasus kematian pekerja sebuah perusahaan metal feetings setelah seorang pekerja ketahuan berusaha meracuni bekal makan siang seorang rekan kerjanya. Polisi menemukan merkuri cair, timbal dan kadmium di rumah tersangka.

Dilansir DW Rabu (27/6/2018), tersangka ditangkap atas insiden yang terjadi di kota kecil Schloß Holte-Stukenbrock, bagian barat laut Jerman. Polisi sekarang mencurigainya sebagai penyebab kematian 21 orang yang bekerja di pabrik yang sama.

Polisi menangkap pria berusia 56 tahun itu pada bulan Mei lalu, setelah salah satu rekan kerjanya menemukan bubuk putih mencurigakan pada makanannya. Dia lantas memberitahukan atasannya dan meminta mereka agar memeriksa rekaman kamera pengawas, yang kemudian menampakkan tersangka sedang membubuhkan sesuatu ke makanan pekerja tersebut.

“Awalnya kami mengira itu hanyalah lelucon iseng antarkolega, dan bukan percobaan pembunuhan,” kata Tilo Blechinger, manajer di perusahaan pembuat fiting logam ARI Armaturen, kepada kantor berita DPA seperti dilansir DW.

Kasus itu dinaikkan menjadi percobaan pembunuhan setelah polisi mengidentifikasi bahwa bubuk putih yang dicurigai tersebut adalah timbal asetat, bahan yang sangat beracun dan hampir tidak berasa yang dapat menyebabkan kerusakan organ parah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Polisi kemudian menggeledah rumah pria paruh baya itu dan menemukan bahan-bahan kimia beracun seperti merkuri, timbal dan kadmium.

Hari Rabu (27/6/2018), polisi mengumumkan memperluas penyelidikan mereka ke kasus kematian 21 orang pekerja pabrik yang sama sejak tahun 2000. Dua pekerja lainnya saat ini sedang dalam keadaan koma, dan seorang lainnya harus dirawat dengan alat dialisis. Kebanyakan dari pekerja yang sudah meninggal mengalami kematian akibat kanker atau serangan jantung, yang bisa jadi disebabkan oleh keracunan logam berat, lapor lembaga penyiaran publik Jerman WDR.

Polisi membentuk tim investigasi yang terdiri dari 15 personel. Mereka akan menyelidiki kematian-kematiannya itu, menanyai para kerabat mendiang, serta dokter yang merawatnya. Pihak berwenang juga sedang mempertimbangkan untuk membongkar makam guna mengambil sampel dari mayat untuk mengetahui apakah terdapat logam beracun dalam tubuh.

Tersangka sudah bekerja di ARI Armatuten selama 38 tahun, kata manajer pabrik Blechinger, yang menggambarkan tersangka sebagai orang yang jelas kelihatan sangat pendiam.

Tersangka memilih tutup mulut setelah penangkapannya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Siprus Diminta Israel Menjadi Pelabuhan untuk Gaza
Tulisan selanjutnya Bela Duterte, Jubir Presiden Filipina sebut “Ejekan ‘Tuhan bodoh’ Opini Pribadi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Berita
3 September 2026 13:38
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?