Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ketua dan Anggota Aliran Sesat Aum Shinrikyo Dieksekusi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Juli 2018 16:44 4:44 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Juli 2018 16:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Tujuh anggota aliran sesat Aum Shinrikyo pelaku serangan kimia mematikan di jaringan kereta bawah tanah Tokyo 1995 telah dieksekusi mati, termasuk ketuanya Shoko Asahara.

Serangan dengan menggunakan gas sarin itu merupakan serangan teroris paling parah yang pernah terjadi di Jepang, menewaskan 13 orang dan melukai ribuan lainnya.

Eksekusi mati dilakukan di sebuah rumah tahanan di Tokyo pada hari Jumat pagi (6/7/2018), lapor BBC. Kabar eksekusi itu dikonfirmasi oleh Kementerian Kehakiman.

Shoko Asahara, 63, dan para pengikutnya juga dituduh melakukan beberapa pembunuhan lain, serta satu serangan gas sarin pada tahun 1994 yang menewaskan 4 orang dan melukai 600 orang lain.

Eksekusi terhadap para penganut aliran sesat itu dilakukan di tiang gantung, setelah semua terpidana mati menuntaskan perkara banding terakhirnya, yang rampung pada bulan Januari lalu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Enam anggota Aum Shinrikyo lain masih menunggu waktu eksekusi.

“Tidak mungkin melupakan kejadian itu, tetapi eksekusi ini membuat semuanya terasa tuntas,” kata Atsushi Sakahara, seorang sutradara film yang terjebak dalam peristiwa itu.

Pada 20 Maret 1995, anggota-anggota Aum Shinrikyo melepaskan gas sarin di jaringan kereta bawah tanah di ibukota Tokyo. Mereka meninggalkan kantong-kantong gas sarin, yang sudah dilubangi, di atas kereta yang melintasi kawasan pemerintahan di Tokyo.

Para saksi melihat kantong-kantong bocor berisi gas sarin dan tak lama kemudian merasakan perih luar biasa di bagian mata.

Racun itu melumpuhkan korban dalam hitungan detik, membuat mereka sulit bernapas, muntah-muntah, tak dapat melihat dan lumpuh. Tiga belas orang tewas dalam serangan itu.

Aum Shinrikyo atau disingkat Aum meyakini bahwa akhir dunia ini sudah tiba dan mereka yang tidak bergabung dengan kelompok mereka akan masuk neraka, kecuali jika mereka dibunuh oleh anggota Aum.

Japan Times melaporkan bahwa Asahara menyebut tindakan kelompoknya itu sebagai serangan suci guna mengangkat roh manusia ke tingkat spiritual yang lebih tinggi.

Setelah serangan Maret 1995 itu, sejumlah anggota Aum berusaha beberapa kali melakukan serangan dengan melepaskan hidrogen sianida di stasiun-stasiun kereta.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ustadz Adi Hidayat: Mari Kita Bersatu, Hindari yang Tak Produktif
Tulisan selanjutnya Meksiko Ekstradisi Kaki Tangan El Chapo ke AS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?