Hidayatullah.com—Rakyat Kenya berang mendengar kabar 20 anggota parlemen jalan-jalan ke Rusia untuk menyaksikan gala Piala Dunia 2018 dengan menggunakan uang pembayar pajak.
Dilansir BBC Kamis (12/7/2018) menyaksikan empat pertandingan, termasuk laga final, selama dua pekan di Rusia yang diperkirakan berbiaya ratusan ribu dolar AS.
Para anggota parlemen itu menyedot perhatian rakyat ketika mereka dengan bangganya memajang swafoto yang diambilnya di stadion.
Menteri Olahraga Rashid Echesa mengatakan kepada BBC bahwa dia hanya memberikan otorisasi untuk 6 anggota parlemen, guna mempelajari bagaimana mengorganisir event sebesar itu.
Kenya tidak pernah masuk kualifikasi final Piala Dunia dan saat ini berada di peringkat FIFA ke-112 dari 206 negara. Namun, Kenya termasuk negara yang unggul di arena atletik dan sudah mendaftarkan negaranya untuk menjadi tuang rumah 2023 World Athletics Championships.
Banyak rakyat Kenya beranggapan perjalanan ke Rusia itu hanya membuang-buang uang kas negara, yang rakyatnya rata-rata hanya memiliki pendapatan $150 sebulan.
Salah satu anggota parlemen yang ikut melancong ke Rusia adalah senator Millicent Omanga. Politisi wanita ini kelihatan sangat menikmati perjalanannya ke Rusia, seperti yang ditunjukkannya lewat foto-foto di Twitter.
Sebuah sumber di parlemen mengatakan kepada BBC bahwa biasanya anggota parlemen bepergian dengan tiket kelas satu.
Ketika melakukan perjalanan resmi, anggota parlemen Kenya berhak mendapatkan uang saku $1.000 perhari.
Anggota parlemen Kenya diyakini termasuk wakil rakyat yang mendapatkan gaji terbaik di dunia, tetapi gaji mereka dipangkas 15% tahun lalu menjadi $6.100 sebulan. Mereka juga kehilangan sejumlah tunjangan seperti uang kehadiran rapat parlemen serta tunjangan perjalanan dinas.*