Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Perubahan Iklim: Mayoritas Orang Jerman Setuju Kurangi Dekorasi Lampu Natal

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Desember 2019 21:33 9:33 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Desember 2019 21:32
Bagikan
Hiasan lampu Natal di kota Berlin, Jerman.
Bagikan

Hidayatullah.com—Mayoritas orang jerman mengatakan bahwa mereka mempertimbangkan untuk mengurangi dekorasi lampu Natal guna menanggulangi perubahan iklim, menurut hasil survei yang dirilis hari Ahad (8/12/2019).

Total 57% dari mereka yang disurvei mengatakan akan mengurangi dekorasi lampu Natal atau bahkan tidak memasang lampu Natal sama sekali di masa mendatang. Demikian menurut hasil survei yang dilakukan YouGov atas permintaan kantor berita Jerman DPA, lansir Deutsche Welle (DW).

Sebanyak 11% responden mengatakan akan merayakan Natal tanpa memasang lampu dekorasi tahun ini dikarenakan kepedulian dengan perubahan iklim. Sementara 10% responden mengaku tidak akan lagi memasang lampu-lampu Natal di masa mendatang.

Akan tetapi, sebanyak 35% responden mengatakan mematikan lampu Natal bukanlah opsi bagi mereka alias akan terus memasang lampu-lampu dekorasi perayaan kelahiran Yesus.

Opini masyarakat terbagi ketika dimintai pendapat apakah jumlah lampu Natal yang dipasang di gedung-gedung dan jalanan pada umumnya harus dikurangi. Sebanyak 44% responden mengaku mendukung ide pengurangan lampu dekorasi Natal di gedung-gedung dan jalan. Keberadaan lampu-lampu hias semasa perayaan Natal didukung oleh 79% responden. Hampir 7 dari setiap 10 orang responden mengaku akan menghias rumah mereka dengan lampu-lampu Natal tahun ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lampu Natal merupakan pemandangan yang paling menonjol selama perayaan Natal setiap tahun di samping pohon Natal. Lampu-lampu hias banyak dipasang menyelimuti properti pribadi, gedung-gedung swasta, jalan, bahkan pepohonan. Namun, para ilmuwan memperingatkan pemborosan energi dan dampak lingkungan dari penggunaan besar-besaran lampu-lampu Natal tersebut.

Apabila emisi gas rumah kaca global tidak turun 7,6% setiap tahun, maka dunia akan gagal mencapai trget penurunan suhu 1,5°C yang disepakati dalam Paris Agreement, kata laporan yang dirilis UN Environment Program bulan November kemarin.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jermanlampunatal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pembuat Pembalut Pakai Ulang Ethiopia Dinobatkan Hero of the Year oleh CNN
Tulisan selanjutnya Parlemen India Godok RUU Kewarganegaran Berdasarkan Agama, tapi Tak Lindungi Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?