Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pulang dari Turki Wapres Afghanistan Abdul Rashid Dostum Disambut Bom

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Juli 2018 09:57 9:57 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Juli 2018 09:57
Bagikan
Wapres Afghanistan Abdul Rashid Dostum (kiri) dan Presiden Ashraf Ghan (kanan)..
Bagikan

Hidayatullah.com–Serangan bom bunuh diri menewaskan para pendukung Abdul Rashid Dostum, saat wakil presiden Afghanistan itu tiba di bandara Kabul sepulangnya dari Turki.

Ledakan bom hari Ahad (22/7/2018) di pintu masuk utama bandara di Kabul membunuh sedikitnya 14 orang, ketika para pendukung Dostum menyambut kedatangan politisi itu dari pengasingannya di Turki. Petugas medis menyebut sedikitnya 50 orang terluka.

“Ledakan terjadi bersamaan dengan iring-iringan kendaraan Dostum meninggalkan bandara,” kata jubir Kepolisian Kabul Hashmat Stanekzai kepada awak media seperti dilansir DW, seraya menambahkan bahwa jumlah korban kemungkinan akan bertambah.

Dostum dan orang-orang dekatnya tidak ada yang terluka.

Abdul Rashid Dostum, 63, berasal dari etnis Uzbek dan termasuk tokoh perang yang membantu pasukan Amerika Serikat dalam invasinya ke Afghanistan tahun 2001 melawan Taliban, yang kala itu merupakan penguasa pemerintahan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kelompok ISIS alias Daesh mengklaim sebagai pelaku serangan bom di bandara Kabul tersebut.

Dostum meninggalkan Afghanistan menuju Turki pada Mei 2017, setelah dituduh mengatur penculikan, pemerkosaan dan penyiksaan atas Ahmad Ishchi, bekas gubernur Provinsi Jowzjan, bagian utara Afghanistan.

Ishchi mengklaim dirinya dipukuli, dianiaya secara seksual oleh Dostum dan sejumlah anak buahnya selama beberapa beberapa hari di kediaman pribadi wakil presiden pada 2016. Tujuh orang pengawal Dostum sudah dijatuhi hukuman dalam kasus itu.

Namun, Dostum membantah dirinya kabur ke Turki karena takut akan didakwa, dan dia mengatakan pergi ke sana untuk pemeriksaan kesehatan dan alasan keluarga.

Menjelang kedatangan Dostum, jubir kepresidenan Afghanistan Haroon Chakhansuri mengatakan bahwa wakil presiden itu menjalani perawatan medis di Turki. Sekarang dia sudah siap menjalankan kembali tugasnya mendampingi Presiden Ashraf Ghani.

Ditanya soal Dostum dalam kasus Ishchi, jubir itu menjawab “kehakiman adalah lembaga independen; pemerintah tidak ikut campur dalam keputusan-keputusan mereka.”

Dostum memulai karis militernya dengan berperang melawan Uni Soviet bersama pasukan pemerintah Afghanistan di tahun 1980-an. Selama beberapa tahun di era 1990-an, dia memimpin sebuah kuasi-negara di bagian utara Afghanistan, yang disebut Dostumistan –yang namanya diambil dari namanya sendiri.

Sebagian media Barat melaporkan tangan Dostum berlumuran darah 2.000 tahanan Taliban, dengan membiarkan mereka mati kehabisan napas di dalam kontainer-kontainer kargo terbuat dari besi pada 2001. Beberapa media, mengutip keterangan seorang bekas sopirnya, melaporkan bahwa Dostum memerintahkan salah satu pengawalnya untuk membunuh istri pertamanya.

Selain dituduh berperan dalam kasus Ishchi, Dostum juga dituduh terlibat kasus serupa yang terjadi pada 2008. Sepuluh tahun silam anggota milisinya diduga menawan dan menganiaya secara seksual Akbar Bai, rival politik Dostum. Akibat tuduhan-tuduhan tersebut Dostum memperlama kunjungannya di Turki.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Julian Assange Dikabarkan akan Diusir dari Kedubes Ekuador di London
Tulisan selanjutnya [VIDEO] Ratusan Ribu Orang Iringi Kepergian Imam Qinghai di China

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?