Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dijegal Pemerintah Jerman, Yantai asal China Batal Kuasai Leifeld

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Agustus 2018 07:17 7:17 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Agustus 2018 07:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Jerman telah memveto rencana pengambilalihan sebuah perusahaan teknik oleh perusahaan asal China dengan alasan keamanan nasional.

Yantai asal China berencana membeli pabrik pembuatan mesin Leifeld, tetapi mengurungkan niatnya setelah melihat sinyal pemerintah Berlin akan turun tangan menghambat pengambilalihan perusahaan dalam negerinya oleh pihak asing, lapor BBC Rabu (1/7/2018).

Leifeld adalah perusahaan manufaktur dengan spesialisasi membuat mesin dan perlengkapan untuk industri antariksa dan nuklir Jerman.

Tahun lalu, Jerman memperketat aturan investasi oleh asing, memberikan kekuasaan lebih besar kepada pemerintah untuk menjegal atau membatalkan upaya penguasaan industri dalam negeri oleh pihak-pihak asing. Kasus Leifeld ini merupakan pertama kalinya pemerintah menggunakan wewenangnya tersebut sejak peraturan perundangannya diberlakukan.

  • Alasan Keamanan, Jerman Jegal Perusahaan China Beli Saham Perusahaan Listrik 50hertz

Pemilik saham mayoritas Leifeld, Georg Koffler, mengatakan kepada Reuters bahwa Yantai membatalkan rencananya untuk membeli perusahaan itu sebelum diveto Berlin.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia mengkritisi kemauan Berlin untuk melakukan intervensi. “Kami percaya kekhawatiran kebijakan keamanan semacam ini tidak bisa dijustifikasi,” kata Koffler kepada Reuters.

Sebagian politisi dan pebisnis Eropa mengkritik keras kebijakan pemerintah China yang berusaha melakukan ekspansi investasi seluas-luasnya di Eropa, tetapi pada saat yang sama sangat membatasi ruang gerak investor asing di negeri tirai bambu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pesan Kopi Susu di McDonald’s Wanita Hamil Diberi Cairan Pembersih
Tulisan selanjutnya PKS Siap Kawal Rekomendasi Ijtima Ulama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Feature
13 Juli 2026 06:38
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?