Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Afsel Memulai Penyelidikan Dugaan Korupsi Eks Presiden Jacob Zuma

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Agustus 2018 16:51 4:51 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Agustus 2018 16:51
Bagikan
Jacob Zuma.
Bagikan

Hidayatullah.com–Penyelidikan publik mulai digelar oleh Afrika Selatan terhadap dugaan korupsi yang dilakukan oleh mantan presiden Jacob Zuma.

Penyelidikan ini ingin menelusuri kebenaran tuduhan yang menyatakan keluarga kaya raya Gupta berusaha mempengaruhi keputusan-keputusan politik, termasuk soal penunjukan nama-nama menteri.

Tuduhan korupsi ini yang menyebabkan Zuma dipaksa mundur dari posisinya sebagai presiden pada bulan Februari lalu.

Baik Zuma maupun keluarga Gupta membantah tuduhan-tuduhan tersebut.

Baca: Petahana Jacob Zuma Mengundurkan Diri dari Pilpres Afrika Selatan

Dalam pengumuman pembukaan penyelidikan publik itu, Wakil Ketua Komisi Kehakiman Afsel Raymond Zondo meminta kepada seluruh rakyat agar memberikan informasi yang mereka punya terkait masalah ini kepada pihak berwenang, lapor BBC Senin (20/8/2018).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Zuma diperintahkan oleh Mahkamah Agung untuk membentuk komisi itu pada bulan Desember 2017, menyusul laporan dari lembaga antikorupsi Afsel.

Laporan badan antikorupsi itu, yang disebut State of Capture, menyatakan temuan dugaan korupsi di level atas pemerintahan Jacob Zuma. Laporan tersebut menelusuri apakah keluarga Gupta mempengaruhi Zuma dalam menetapkan siapa saja yang ditetapkan sebagai menteri.

Baca: Eks Presiden Afsel Jacob Zuma Akhirnya Jadi Terdakwah Korupsi

Salah satu tuduhan menyebutkan bahwa pada tahun 2015 Mcebisi Jonas, yang kala itu menjabat wakil menteri keuangan, disodorkan uang 600 juta rand ($41 juta) oleh pengusaha Ajay Gupta agar bersedia duduk di kursi menteri keuangan.

Laporan badan antikorupsi itu juga menyebutkan bahwa keluarga Gupta menyuap pejabat-pejabat negara untuk mendapatkan kontrak proyek dari perusahaan listrik negara Eskom.

Komisi yang dikenal sebagai Komisi Zondo ini tidak memiliki kekuatan untuk melakukan penuntutan. Akan tetapi, bukti-bukti dari hasil penyelidikannya dapat dipergunakan dalam gugatan-gugatan hukum di masa depan.

Komisi Zondo juga diberi wewenang untuk memaksa publik untuk menyerahkan bukti yang mereka miliki. Komisi diberi waktu dua tahun sebelum mengungkapkan hasil temuannya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afrika SelatanAfselJacob ZumaKorupsi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Trump Frustrasi, Akan Serahkan Perang Afghanistan pada Tentara Bayaran
Tulisan selanjutnya Kaum Atheis di Kenya Minta Libur Nasional dan ‘Parade Tak Bertuhan’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Berita
28 Agustus 2026 11:26
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?