Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Keberatan Eks PM Palestina Salam Fayyad Jadi Utusan PBB untuk Libya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Februari 2017 07:13 7:13 am
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Februari 2017 07:13
Bagikan
PM Palestina Salam Fayyad.
Bagikan

Hidayatullah.com—Sekretaris Jenderal Antonio Guterres hari Senin (13/2/2017) menyatakan keyakinannya bahwa mantan PM Palestina Salam Fayyad orang yang tepat untuk menjadi utusan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam urusan Libya, menyusul keberatan dari Amerika Serikat.

Dubes AS untuk PBB Nikki Haley menyatakan kekecewaannya atas pilihan Guterres, dengan mengatakan bahwa PBB sudah terlalu lama “bertindak cenderung membela Palestina dan merugikan sekutu kami Israel.”

Menanggapi hal itu, dalam sebuah konferensi tingkat tinggi di Dubai Guterres berkata, “Adalah kerugian bagian proses perdamaian Libya dan bagi rakyat Libya bahwa saya tidak bisa menunjuknya.

“Menurut saya tidak ada alasan valid untuk menghindari seseorang yang sangat kompeten melakukan pekerjaan yang sangat penting sekali,” tegas Guterres seperti dikutip Reuters, seraya menambahkan bahwa konflik Libya merupakan “urusan semua orang.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tidak jelas apakah keberatan Amerika Serikat itu akan mengakhiri pencalonan Fayyad. Guterres menolak memberikan komentar ketika didekati wartawan Reuters usai pernyataannya tersebut.

Guterres membantah tuduhan yang menuding PBB bias dalam isu Palestina-Israel dan mengatakan organisasi itu setia pada piagam pendiriannya.

“PBB perlu bisa bertindak secara imparsial dalam semua keadaan dan tidak bisa bias demi membela siapapun,” ujarnya.

Guterres juga mengatakan bahwa PBB akan menjalin hubungan dengan Presiden AS Donald Trump sama seperti dengan pemerintahan-pemerintahan lain.

Trump pernah mengkritik PBB sebagai sebuah “klub orang yang berkumpul, bicara dan menghabiskan waktu bersama,” sementara seorang jubir Trump mengatakan pemerintahannya akan “menuntut PBB melakukan reformasi dan perubahan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Terkait ‘112’, Sejumlah Stasiun TV Diungkap Beritakan Hoax di Hari Pers
Tulisan selanjutnya Ahli-ahli pada Sidang ke-10 Kuatkan Dakwaan Ahok Nista Agama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?