Hidayatullah.com–Film bertajuk Perjalanan Besar yang ikut tampil dalam festival yang dimulai sejak Senin (6/12) itu berhasil membuka mata para pemerhati dan penonton tentang derita berkepanjang 97% warga Muslim yang hidup di dunia Barat.
“Hanya tiga persen saja dari warga Muslim yang benar-benar dapat menikmati kehidupan di masyarakat Barat. Mereka bisa menyampaikan opini lewat media massa yang ada,” ungkapnya dalam wawancara dengan salah satu TV Arab.
“Lewat film ini, saya ingin menunjukkan identitas sebagai warga Arab dan Muslim, sebagai seniman dan lebih penting untuk mengungkapkan kesenjangan yang masih sangat besar antara konsep keliru timur dan barat,” ujarnya.
Festival yang berakhir, Sabtu (11/12) tersebut antara lain mengisahkan tentang seorang ayah asal Arab yang dibintangi aktor Maroko, Mohamed Majd dan anak yang lahir di Prancis yang diperankan aktor Prancis, Nicola Cazare.
Sutradara berusaha melalui film itu untuk memperkecil kesenjangan antara masyarakat barat dan timur terutama yang hidup di negara-negara Eropa. “Saya berusaha secara transparan menunjukkan kesenjangan yang masih besar,”kata Ismail lagi.
Festival film Dubai merupakan festival film terbesar kedua di Arab setelah festival film internasional tahunan di Kairo Mesir yang selain diikuti film-film asal Arab juga film-film asing. (mi/Ant)