Hidayatullah.com–Perdana Menteri Dr Mahathir Mohamad mengatakan dia senang bahwa Anwar Ibrahim telah kembali ke parlemen, setelah memenangkan pemilihan parlemen Port Dickson pada Sabtu, 13 Oktober 2018.
Anwar Ibrahim diambil sumpah sebagai anggota Parlemen Perwakilan Port Dickson di hadapan Ketua DPR, Datuk Mohamad Ariff Md Yusof, hari Senin.
“Kami memang mengharapkan dia untuk kembali, kami tahu dia akan menang …. tentu saja saya senang. Dia berasal dari partai yang sama, “katanya kepada wartawan di lobi parlemen hari Senin, 15 Oktober 2018.
Anwar mengalahkan enam kandidat lainnya termasuk kandidat PAS Mohd Nazari Mokhtar dan lima kandidat Independen termasuk mantan Menteri Besar Negeri Sembilan Mohd Isa Abdul Samad dan mantan asistennya, Mohd Saiful Bukhari Azlan dengan mayoritas 23.560 suara.
Reaksi Positif
Munculnya Ketua Umum Partai Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim ke DPR disambut baik dan mendapat reaksi positif dari anggota Kabinet.
Kegembiraan itu juga dibagikan oleh Wakil Perdana Menteri Dr Wan Azizah Wan Ismail yang menyatakan terima kasih atas kembalinya Anwar ke parlemen hari ini, ( Senin, 15 Oktober) setelah penampilan terakhirnya di Parlemen pada tahun 2015 sebagai Pemimpin Oposisi.
“Alhamdulillah, saya senang bahwa dia (Anwar) ditolak haknya untuk kontes. Sekarang dia kembali ke Parlemen setelah mendapatkan pengampunan atas dasar ‘keguguran keadilan’.
Baca: Menang Mayoritas, Anwar Ibrahim Selangkah Lagi jadi PM
Sementara itu Menteri Dalam Negeri Muhyiddin Yassin menggambarkan Anwar untuk menciptakan sejarahnya sendiri ketika dilantik sebagai anggota parlemen.
“Ini adalah peristiwa bersejarah, semoga ia dapat memainkan peran yang dijanjikannya untuk mereformasi Parlemen yang merupakan masalah yang kami masukkan dalam manifesto Pakatan Harapan (PH),” katanya.
Sejalan dengan Muhyiddin, Menteri Urusan Ekonomi Mohamed Azmin Ali menggambarkan partisipasi kembali Anwar di Parlemen untuk semakin meningkatkan lembaga legislatif utama negara itu.
Dia mengatakan bahwa Anwar dapat memberikan pandangan yang jelas dalam memperkuat kebijakan pemerintah PH.
Anwar Ibrahim terakhir kali menjadi anggota parlemen pada 2014. Sebelumnya suami dari Wakil Perdana Menteri Datuk Seri Dr Wan Azizah Wan Ismail ini memenangi kursi Parlemen Permatang Pauh pada 2013 dengan mayoritas 11.721 pemilih mengalahkan Mazlan Ismail (Barisan Nasional) dan Abdullah Zawawi Samsudin (calon bebas).
Mantan Wakil Perdana Menteri itu dibebaskan pada 16 Mei lalu setelah mendapat pengampunan penuh Yang di-Pertuan Agong Sultan Muhammad V.*