Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dewan HAM PBB Tendang Libya Keluar

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 3 Maret 2011 01:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Setelah dipilih secara kontroversial untuk menjadi salah satu anggota Dewan HAM PBB, kini setahun kemudian Libya ditendang begitu saja dari lembaga itu.

Cara pemecatan Libya juga tidak seperti lazimnya. Negara itu dipecat tanpa dilakukan voting resmi, hanya kesepakatan sesama anggota.
 
Dewan secara resmi menyetujui permohonan pemecatan bagi Libya Jumat (25/2). Alasan pemecatan, ‘pelanggaran HAM secara kejam dan sistematis’ di Libya. Demikian lansir Deutsche Welle (2/3).

Selain dinilai telah melakukan pelanggaran HAM berat, kekacauan di Libya mengharuskan banyak orang mengungsi keluar dari wilayah konflik.

Badan PBB Urusan Pengungsi, UNHCR, mengatakan, situasi mencapai titik krisis di perbatasan antara Libya dan Tunisia, yang juga masih bergejolak setelah jatuhnya pemerintahan Ben Ali. Ribuan orang menunggu untuk menyeberangi perbatasan, dalam kondisi cuaca beku, di bawah siraman hujan. Banyak di antara mereka sudah menunggu tiga atau empat malam di tempat terbuka.

Rabu (2/3), UNHCR memohon kiriman ratusan pesawat terbang untuk membantu mengakhiri kemacetan arus pengungsi, kebanyakan pekerja asing. Diperkirakan sudah 100.000 orang keluar dari Libya.

Sekitar 1,5 juta orang lainnya, yang mencoba menggungsi dari Libya, boleh jadi mengarah ke Italia, kata  Menteri Dalam Negeri Italia Roberto Maroni. Selama ini pengungsi mengarah ke barat, Tunisia, dan ke timur, Mesir. Tetapi, kata Maroni, ia yakin kelak mereka juga dapat mengarah ke utara, menuju Italia, dan itu berarti resiko bagi Eropa.

Peringatan Italia digemakan oleh Perancis. Menteri Urusan Eropa Laurent Wauquiez mengatakan, setiap tahunnya, 200 ribu sampai 300 ribu imigran ilegal dapat mencoba menyeberangi Mediterania menuju Eropa.*

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab
Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Nama Masjid Muamar Qaddafy Masih Dipakai
Tulisan selanjutnya Qadhafi: AS dan NATO Masuk Libya Makin Berdarah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?