Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lula: Saya Dipenjara Agar Tak Terpilih Jadi Presiden Brazil

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Desember 2018 07:19 7:19 am
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Desember 2018 07:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Mantan presiden Brazil, Luiz Inacio Lula da Silva, mengatakan bahwa dia dipenjara agar tidak memenangkan pemilihan presiden 2018, yang akhirnya dimenangkan kandidat kanan-jauh Jair Bolsonaro.

Dalam wawancara eksklusif dengan BBC melalui surat dari selnya, Lula mengatakan bahwa hakim Sergio Moro ketika menjatuhkan hukuman penjara atas dirinya melakukan “politik dan bukannya keadilan.”

Satu bulan sebelum pemilu, pengadilan masalah pemilu melarang Lula maju sebagai calon presiden dengan alasan dia berstatus sebagai orang hukuman alias narapidana. Keputusan pengadilan ini diperkuat oleh pengadilan banding.

Kala itu menurut jajak pendapat, posisi Lula lebih unggul 20 persen dibanding Jair Bolsonaro, rival terkuatnya.

Oleh karena terganjal keputusan pengadilan pemilu itu, partainya Lula –Partai Pekerja– mengajukan Fernando Haddad sebagai penggantinya pada 11 September.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dengan waktu hanya kurang dari satu bulan dari tanggal pelaksanaan pemilu, Haddad tentu saja tidak sanggup mengimbangi kepopuleran Lula dan rivalnya.

Haddad akhirnya kalah 10 persen dari Bolsonaro.

Dilarang memberikan wawancara tatap muka langsung atau lewat telepon, Lula menjawab pertanyaan dari jurnalis BBC TV Kennedy Alencar lewat surat untuk pembuatan dokumenter.

Di dalam surat-suratnya, Lula mengatakan bahwa “Bolsonaro bisa menang hanya karena dia tidak bersaing melawan saya” dalam pemilu.

Pada Juli 2017, Lula divonis hukuman 9 tahun 6 bulan oleh hakim Moro karena dianggap terbukti melakukan korupsi, menerima suap dari perusahaan minyak Brazil Petrobras.

Dalam suratnya Lula bersikukuh mengatakan dirinya tidak bersalah dan keputusan hakim itu bermotif politik.

“Saya divonis bersalah karena menjadi presiden Republik [Brazil] ini yang paling berhasil dan yang paling berbuat banyak untuk rakyat miskin,” tulis Lula, merujuk pada jajak pendapat apresiasi publik terhadapnya setelah menjabat presiden dari Januari 2003 sampai Januari 2011.

“[Hakim] Moro tahu bahwa jika dia bertindak sesuai hukum maka dia harus membebaskan saya, dan saya akan terpilih sebagai presiden,” kata Lula.

“Maka jadilah dia bermain politik dan bukannya bersikap adil dan dia sekarang mendulang keuntungan,” imbuh Lula, merujuk pada pencalonan Sergio Moro sebagai menteri kehakiman oleh presiden terpilih Jair Bolosonaro.

Keputusan Moro untuk menerima jabatan menteri itu dihujani kritik di Brazil, dari pihak-pihak yang menudingnya bersikap tidak adil dan sengaja menarget politisi-politisi sayap kiri dengan tuduhan korupsi.

Menanggapi pernyataan-pernyataan Lula, Moro mengatakan bahwa dia tidak sendirian dalam mengambil keputusan di pengadilan.

Dalam pesan yang dikirimkannya ke jurnalis BBC Kennedy Alencar dia menyebut Lula sebagai otak dari skandal Petrobras. “Sekitar $2 miliar dibayarkan sebagai uang suap dengan menggunakan kontrak-kontrak Petrobras selama jabatan presidennya,” tulis Moro.

“Saya bahkan tidak mengenal presiden terpilih (Bolsonaro) pada tahun 2017 ketika keputusan itu dibuat,” dalih Moro.

Lula da Silva menyerahkan diri ke polisi pada April 2018 dan sejak itu dia dimasukkan ke dalam sel di markas besar kepolisian di Curitiba, lapor BBC Kamis (6/12/2018).

Dokumenter seputar Lula dan dinamika politik di Brazil akan ditayangkan BBC World News dengan tajuk “What happened to Brazil…” mulai 12 Januari 2019.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aksi Anti ICERD Malaysia Terinspirasi Aksi 212
Tulisan selanjutnya Ambil Gambar, Remaja 19 Tahun Ditangkap Mesir dengan Tuduhan Mata-Mata

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Berita
13 Juli 2026 06:00
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?