Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Meditasi, CEO Twitter Mengaku Sadar Kekejaman Myanmar

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 Desember 2018 11:30 11:30 am
Ahmad
Dipublikasikan 13 Desember 2018 11:30
Bagikan
CEO Twitter Jack Dorsey
Bagikan

Hidayatullah.com–CEO Twitter Jack Dorsey mengatakan dia “sadar akan pelanggaran hak asasi manusia dan penderitaan di Myanmar,” menanggapi kritik tentang tweet-nya tentang liburannya di sebuah negara yang mengabaikan nasib kelompok etnis Muslim Rohingya.

Dorsey mengatakan kunjungannya hanya bersifat pribadi dan dia tidak bermaksud untuk diam dengan tidak mengangkat masalah tetapi mengakui dia tidak tahu banyak tentang hal itu dan perlu belajar lagi. ‘

Dalam pesan awal di jejaring media sosial, Dorsey mengatakan: “Negara Myanmar yang indah. Orang-orang selalu senang dan makanannya lezat.”

Baca: Facebook Dianggap ‘Memperluas Kebencian terhadap Muslim Rohingya’

Ini termasuk gambar sebuah ruangan di biara yang ditempati selama liburan, serta analisis detak jantung ketika melakukan meditasi.

Tidak ada referensi langsung tentang Rohingya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Komentar itu menciptakan kritik dari pengawas hak dan pengguna Twitter.

Baca:  Myanmar Ratakan Kuburan Massal Rohingya 

Jack Dorsey, menuai kecaman di dunia maya lantaran dua hari lalu dia mengunggah foto dan informasi dirinya menjalani meditasi di Myanmar dan memuji negara itu. Dorsey bahkan sempat mengajak orang untuk berwisata ke Myanmar.

Agustus lalu, Reuters melaporkan bagaimana pidato kebencian ditularkan melalui media sosial seperti Twitter dan Facebook pada puncak tirani militer Myanmar.

Dorsey mengatakan Twitter adalah cara umum berbagi berita dan informasi tentang peristiwa di Myanmar dan ‘menyaksikan nasib Rohingya dan komunitas lain’.

Lebih dari 730.000 etnis Rohingya melarikan diri dari kekerasan militer di Rakhine pada tahun 2017. Laporan PBB menyebut, di negara bagian Rakhine ada bukti pemusnahan (genosida) dan deportasi.Pengadilan Kejahatan Internasional, ICC mengancam menyeret Myanmar ke pengadilan karena melakukan kejahatan kemanusiaan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jack DorseyMeditasimyanmarRohingyatwitter
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ilmuwan Teliti Cara Membunuh Malaria sebelum Jadi Penyakit
Tulisan selanjutnya Salah Kaprah Toleransi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Berita
30 Agustus 2026 10:37
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Terbaru

  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?