Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Barat Respon Perlindungan Suaka Remaja Saudi Setelah Keluar Islam

Ahmad
Terakhir diupdate: 14 Januari 2019 16:20 4:20 pm
Ahmad
Dipublikasikan 14 Januari 2019 16:20
Bagikan
Rahaf al-Qunun, dikawal petugas UNHCR pejabat dan petugas imigrasi Thailand setelah mendapatkan perlindungan PBB
Bagikan

Hidayatullah.com—Remaja Arab Saudi Rahaf Mohammed al-Qonun, 18, yang sekarang secara hukum adalah orang Kanada akhirnya diberikan suaka, setelah mengakui memilih murtad (keluar dari Islam).

BBC mengutip pernyataan Rahaf yang mengatakan bahwa ia telah mengumumkan bahwa ia telah keluar dari Islam.

Pengumuman tentang pemberian suaka kepada Rahaf dibuat Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland melupakan kedatangannya di Bandara Internasional Toronto Pearson.

“Saya ingin mengumumkan Rahaf sebagai warga negara Kanada terbaru, dia sangat berani dan telah menghadapi banyak masalah dan dia sekarang akan kembali ke rumah barunya.”

“Ini memenuhi aspirasi dan perjuangan Kanada selama bertahun-tahun, membela hak asasi manusia dan perempuan di seluruh dunia,” tambah menteri.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca:  Wanita Murtad itu disambut Meriah di Amerika

Kisah pelarian Rahaf dari Arab Saudi menarik perhatian dunia dimulai dengan upayanya untuk melarikan diri ke Australia dari Bangkok setelah memilih murtad.

Qanun juga diserang di media sosial karena mempermalukan keluarganya dan lebih memilih meninggalkan Islam.

Keputusan Qanun keluar dari Islam dan lebih memilih meninggalkan keluarga langsung disambut media-media Barat.

Baca:  Murtad, Jadi Mata-Mata untuk Kepentingan Musuh

Tak lama, Qanun bahkan berlepas ke Toronto pada Jumaat malam setelah PM Kanada Justin Trudeau mengumumkan bakal memberikan suaka dan memberi beberapa fasilitas kepadanya.

AFP melaporkan, Trudeau, mengklaim, Kanada sering memperjuangkan soal hak asasi manusia, terutamanya bagi wanita, di seluruh dunia.

“Kanada dengan tegas akan menegakkan hak asasi manusia dan hak perempuan di seluruh dunia,” kata Trudeau. “Ketika PBB meminta kami untuk memberikan suaka kepada Al-Qunun, kami menyetujuinya”.

“Kanada sangat yakin bahwa kami akan membela hak asasi manusia dan hak-hak perempuan di seluruh dunia,” tambah Trudeau.

Baca:  Orang Murtad Dijatuhi Hukuman Mati? 

Awalnya Rahaf diarahkan kembali ke Kuwait bersama keluarganya, tetapi dia menolak untuk melakukannya dan kemudian mengunci diri di kamar hotelnya.

Tindakannya mendapat perhatian netizen dan kampanye #SaveRahaf terus diluncurkan dan tular di media sosial.

“Ketika saya mendengar pernyataan terbuka Rahaf Mohammed al-Qunun bahwa dia meninggalkan agamanya, saya mengetahui keadaan akan menjadi sangat buruk jika dia dikirim langsung ke Arab Saudi,” kata Phil Robertson kepada BBC News.

“Saat itu, tidak ada lagi yang perlu dipertanyakan di pikiran saya – dia memerlukan bantuan kami.”

Orang yang meninggalkan agama Islam  akan dihukum mati di Arab Saudi.

Negara barat cepat tanggap urusan satu orang keluar dari Islam (murtad), sementara diam seribu bahasa ketika ribuan Muslim dianiaya di berbagai belahan bumi. Termasuk di Palestina, Suriah,  Rohingnya dan China.

Sebagaimana kasus yang pernah terjadi pada Meriam Yahia Ibrahim Ishag, wanita Sudan  yang disamut meriah saat tiba di Kota Manchester, Negara Bagian New Hampshire, Juli 2014) waktu setempat, setelah sebelumnya wanita ini mendapat vonis hukuman mati di negeri asalnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiKeluar dari IslammurtadRahaf Mohammed al-QonunremajaSaudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ulama-Habaib Jawa Timur Deklarasi Dukung Prabowo-Sandi di Sidogiri
Tulisan selanjutnya Mesir Perpanjang Keadaan Darurat Selama Tiga Bulan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Berita
15 Juli 2026 21:25
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?