Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Warga Yunani Tak Terima Nama Negara Republik Makedonia Utara

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Januari 2019 06:47 6:47 am
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Januari 2019 06:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Ribuan orang di Yunani bentrok dengan aparat kepolisian di jalan-jalan ibukota Athena perihal kesepakatan negaranya dengan negara tetangga Republik Makedonia perihal nama baru negara tersebut, lapor Euronews Ahad (20/1/2019).

Belum lama ini pemerintah Makedonia menyetujui nama barunya Republik Makedonia Utara agar mereka tidak ditentang Yunani untuk bisa bergabung dengan Uni Eropa dan NATO.

Namun, rupanya banyak warga Yunani yang menentang nama tersebut dengan alasan “Makedonia adalah Yunani.”

Puluhan orang bertopeng berusaha dengan paksa menutup gedung parlemen dengan melemparkan batu. Polisi anti huru-hara berupaya membubarkan mereka dengan menembakkan gas air mata.

Sebagian pengunjuk rasa melemparkan bom molotov dan batu ke arah polisi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sementara itu pada saat yang sama sekitar 60 ribu orang berdemonstrasi dengan damai di Lapangan Syntagma, di luar parlemen.

Warga Yunani dari seluruh kekuatan partai politik merasa berhak ikut menentukan nama negara tetangga yang menggunakan kata Makedonia.

“Kami berhak atas referendum perihal nama negara tetangga kami, tidak seperti apa yang dikatakan perdana menteri,” kata seorang wanita peserta unjuk rasa seperti dilansir Euronews.

“Bagi orang Makedonia ini berarti darah sudah ditumpahkan,” kata seorang demonstran lain. “Kami sebagai orang Makedonia tidak menghibahkan nama itu walau hanya satu huruf karena nama ini sangat sakral.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kaum Hawa Berunjuk Rasa di Ratusan Kota di Amerika Serikat dan Luar Negeri
Tulisan selanjutnya Presiden Baru Brazil Janji Berantas Rasuah, Putranya Tersandung Korupsi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?