Hidayatullah.com—Arab Saudi hari Ahad (17/2/2019) menandatangani kesepakatan awal dengan Naval Group, perusahaan manufaktur alat pertahanan laut yang 62,49% sahamnya dimiliki pemerintah Prancis, untuk membuat kapal-kapal perang di negara Timur Tengah itu.
Saudi Arabian Military Industries (SAMI), perusahaan pertahanan milik pemerintah, mengumumkan hal tersebut di acara pameran militer IDEX di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
Kesepakatan itu termasuk antara lain pembuatan kapal-kapal perang dan frigat di Arab Saudi melalui sebuah perusahaan joint venture yang mayoritas dimiliki SAMI bersama perusahaan Prancis Naval Group, kata pimpinan eksekutif SAMI Andreas Schwer.
“Melalui aktivitas desain, konstruksi dan pemeliharaan joint venture ini akan memberikan kontribusi yang signifikan guna lebih meningkatkan kapabilitas dan kesiapan Angkatan Laut Kerajaan Saudi,” kata Andreas Schwer seperti dikutip Reuters.
Arab Saudi mendirikan SAMI pada tahun 2017 dengan tujuan membangun kapabilitas manufaktur domestik untuk memproduksi di dalam negeri setengah peralatan militer yang dibutuhkan pada 2030.*