Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Senegal Vonis Penjara Seumur Hidup Mantan Penguasa Militer Chad Hissene Habre

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Mei 2016 20:27 8:27 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Mei 2016 20:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah pengadilan khusus di Senegal memvonis mantan penguasa militer Chad Hissene Habre penjara seumur hidup, setelah dinyatakan bersalah dalam dakwaan kejahatan terhadap kemanusiaan, penyiksaan dan perbudakan seks.

Dilansir Aljazeera, keputusan hari Senin (30/5/2016) itu menjadi puncak perjuangan selama 16 tahun para korban dan aktivis HAM yang menyeret bekas penguasa itu ke meja hijau di Senegal, di mana dia melarikan diri setelah digulingkan dari kekuasaan lewat kudeta tahun 1990.

Kelompok-kelompok HAM menuding pria berusia 72 tahun itu bertanggung jawab atas kematian 40.000 orang selama dirinya berkuasa di Chad dari tahun 1982 sampai 1990.

Kasus Habre itu diproses oleh Extraordinary African Chambers di ibukota Senegal, Dakar. Pengadilan pidana khusus itu dibentuk oleh Uni Afrika dalam sistem hukum negara Afrika Barat tersebut.

Reed Brody, aktivis Human Rights Watch yang selama 15 tahun bekerja sama dengan para korban untuk menyeret Habre ke meja hijau, mengatakan keputusan tersebut dapat mendorong lainnya untuk mengajukan gugatan serupa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami berharap korban-korban selamat lain, aktivis-aktivis lain akan terinspirasi dengan apa yang telah dilakukan korban-korban Harbe,” kata Brody kepada AFP.

Habre menolak mengakui keabsahan pengadilan itu dan secara fisik dipaksa memasuki ruang sidang pada bulan Juli lalu.

Mantan penguasa itu tidak berdiri atau pun menjawab ketika dipanggil oleh hakim.

Setelah mengasingkan diri di Senegal selama 22 tahun, Habre ditahan di Dakar pada Juli 2013, kurang dari 72 jam setelah Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengutarakan dukungannya atas pengadilan tersebut ketika berkunjung ke Senegal.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Orang Swiss Lebih Memilih Kremasi Dibanding Pemakaman
Tulisan selanjutnya Kisah Dua Rekanan: Mukmin dan Kafir (1)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?