Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gereja Katolik Polandia Akui Rohaniwan Mencabuli Ratusan Anak

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Maret 2019 18:27 6:27 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Maret 2019 06:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Gereja Katolik Polandia mempublikasikan sebuah laporan yang mengakui bahwa hampir 400 rohaniwannya melakukan pelanggaran seksual terhadap anak-anak dalam kurun 30 tahun terakhir.

Konferensi Para Uskup Polandia mengatakan bahwa laporan statistik itu, yang mencakup periode 1990-2018, mendapati bahwa 382 rohaniwan Katolik melakukan pelanggaran seksual terhadap total 624 korban, termasuk 198 anak usia di bawah 15 tahun dan 184 merupakan anak usia baligh antara 15 dan 18 tahun.

“Kami sadar ini hanyalah puncak dari gunung es,” kata Yesuit Adam Zak, koordinator episkopal Gereja Katolik Polandia yang menangani urusan perlindungan anak dan pemuda, kepada para reporter dalam konferensi pers di Warsawa hari Kamis (14/3/2019) seperti dilansir DW.

“Gereja harus tanpa cela dan tegas dalam menstigmatisasi kejahatan. Namun hal itu harus … juga menunjukkan belas kasih kepada para pelaku apabila mereka berjuang untuk mengubah dirinya, apabila mereka menyesali [perbuatan-perbuatan]nya,” kata Uskup Agung Marek Jedraszewski.

Laporan tersebut merefleksikan temuan-temuan yang dipublikasikan pada bulan Februari oleh Be Not Afraid, sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang memusatkan perhatian pada kasus-kasus pelanggaran di gereja dan memberikan dukungan kepada para korban pendeta pendofil. LSM itu menyajikan dokumen 27 halaman kepada Paus Fransiskus dalam konferensi tingkat tinggi tentang kejahatan terhadap anak-anak di Vatikan bulan lalu, yang dihadiri oleh uskup-uskup Katolik terkemuka dunia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Be Not Afraid mendokumentasikan hampir 400 kasus pelanggaran seksual yang dilakukan rohaniwan-rohaniwan di Gereja Katolik dan memaparkan kasus 85 pendeta terpidana pedofilia, serta 88 pendeta lainnya yang kejahatannya pernah diekspos media dan 95 orang lainnya yang dituding sebagai predator seks oleh korban-korbannya.

Laporan tersebut juga menyebut 24 nama uskup agung Polandia dan uskup-uskup yang dituding menutup-nutupi kasus pelanggaran seksual.

Tidak seperti laporan yang dibuat oleh Gereja Katolik Polandia, hasil studi yang dibuat Be Not Afraid mencantumkan nama-nama rohaniwan Katolik pelaku pencabulan.

Gereja Membela Diri Sendiri

Politisi oposisi dari kubu liberal Joanna Scheuring-Wielgus, tokoh sentral dalam penyusunan laporan korban tersebut, hari Kamis (14/3/2019) mengatakan bahwa laporan yang dibuat Gereja Katolik Polandia itu merupakan “tamparan di wajah” para korban.

“Hari ini Episkopat … membela dirinya sendiri sebagai sebuah institusi, membela para pelaku, dan tidak berpihak di sisi korban,” kata politisi wanita itu, seraya menambahkan bahwa gereja gagal menanggapi isu kompensasi untuk korban.

Uskup-uskup agung yang berbicara dalam konferensi pers menekankan bahwa pedofilia tidak terbatas hanya terjadi di lingkungan Gereja Katolik dan justru lebih banyak terjadi di lingkungan keluarga.

“Namun bagaimana pun, kalaupun hanya ada satu orang korban pencabulan oleh rohaniwan, hal ini hanya membawa rasa duka dan malu,” kata Uskup Agung Wojciech Polak, uskup agung Polandia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Prancis Repatriasi Anak-Anak Anggota ISIS dari Suriah
Tulisan selanjutnya Ikatan Ulama-Da’i ASEAN Desak Selandia Baru Jamin Keamanan Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?