Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Maskapai Iran Mahan Air Dilarang Terbang di Prancis

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Maret 2019 20:00 8:00 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Maret 2019 06:00
Bagikan
Mahan Air
Bagikan

Hidayatullah.com—Prancis melarang penerbangan ke dalam dan ke luar negara itu oleh maskapai penerbangan Iran Mahan Air.

Dilansir Reuters Senin (25/3/2019), keputusan untuk mencabut izin operasi Mahan Air di Prancis itu dilakukan setelah Jerman melarang maskapai yang sama pada bulan Januari lalu.

Sebenarnya Prancis sudah mempertimbangkan untuk mencabut izin operasi Mahan Air lebih dari dua tahun silam, semasa pemerintahan presiden Francois Hollande. Namun, keputusan itu ditunda karena dikhawatirkan akan mencederai kesepakatan nuklir yang baru ditandatangani Iran dengan sejumlah kekuatan dunia pada 2015.

Amerika Serikat memberlakukan sanksi atas Mahan Air pada tahun 2011. Washington menuding maskapai itu memberikan bantuan finansial dan sokongan lainnya kepada pasukan Garda Revolusi Iran. Gedung Putih mendesak negara-negara sekutunya mengambil langkah serupa.

“Kami mengetahui aktivitas mereka dari dinas intelijen kami sendiri dan setelah Jerman mengambil tindakan maka kredibilitas [maskapai] itu dipertanyakan,” kata sebuah sumber diplomatik Prancis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Larangan terbang untuk Mahan Air tersebut akan berlaku mulai 1 April 2019. Mahan Air selama ini melayani empat penerbangan perpekan dari Paris ke Teheran.

Saat ini website perusahaan itu tidak lagi menerima reservasi dan sambungan telepon ke kantor cabangnya di Paris tidak ada yang menjawab, lapor Reuters.

Ketegangan antara Paris dan Teheran meninggi belakangan ini setelah Presiden Emmanuel Macron dan pemerintahannya dibuat geram dengan uji coba rudal balistik Iran, aktivitas regionalnya, serta serangan terhadap kelompok oposisi Iran yang mengasingkan diri di Prancis, yang menurut Paris dilakukan oleh dinas intelijen Iran.

Kedua negara kembali mengirimkan duta besarnya bulan lalu, setelah lebih dari enam bulan menarik utusan diplomatiknya.

Pada tahap ini Prancis belum berencana memberlakukan larangan operasi terhadap maskapai Iran lain, Iran Air, kata seorang diplomat.

Mahan Air, yang didirikan pada tahun 1992 sebagai maskapai penerbangan swasta pertama di negeri Syiah itu, merupakan perusahaan yang mengoperasikan armada paling banyak dan terbang ke sejumlah negara di Eropa, seperti Prancis, Italia, Spanyol dan Yunani.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Malu Moyangnya Pendukung Nazi Keluarga Miliarder Jerman Donasikan $11 Juta
Tulisan selanjutnya Istri Eks Bos Interpol yang Menghilang Minta Bantuan Presiden Macron

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?