Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ribuan Penganut Syiah Irak Enggan Iran Perang Melawan AS

Ahmad
Terakhir diupdate: 25 Mei 2019 21:10 9:10 pm
Ahmad
Dipublikasikan 25 Mei 2019 21:15
Bagikan
Relawan Syiah Iraq ikut bergabung mendukung Pasukan Iraq menaiki sebuah truk menuju Kota Daquq, Tikrit, Irak utara, (8/2/ 2015)
Bagikan

Hidayatullah.com– Ribuan pendukung ulama Syiah Irak pada hari Jumat mendesak para petinggi politik dan faksi agar menghindari konflik antara dua sekutu terbesar Baghdad, yakni Iran dan Amerika Serikat.

Pengunjuk rasa dari kelompok Moqtada al-Sadr, yang pernah memimpin milisi Syiah melawan pasukan AS dan secara vokal mengkritik pengaruh Iran di Irak.

Para demonstran berunjuk rasa di Lapangan Tahrir di pusat Kota Baghdad, di mana banyak dari mereka membawa bendera Irak, bunga putih dan balon, dan beberapa melepaskan merpati putih yang mewakili perdamaian, sambil meneriakkan, “tidak untuk perang” dan “ya untuk Irak” di pusat Kota Baghdad dan Kota Basra.

Warga Irak khawatir negara mereka akan terjebak dalam eskalasi ketegangan antara AS dan Iran, yang dipicu sebelumnya bulan ini saat pemerintah Presiden Donald Trump mengatakan akan mengirim pasukan tambahan ke Timur Tengah guna melawan dugaan ancaman termasuk dari milisi dukungan Iran di Irak.

Politisi dan pemimpin paramiliter Syiah menyerukan agar bersikap tenang sambil pemerintah Irak berupaya memposisikan diri sebagai mediator bagi kedua belah pihak.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami baru saja mengalahkan ISIS. Irak tidak boleh dimanfaatkan sebagai basis yang berupaya membahayakan negara manapun. Amerika tidak ingin Irak stabil,” kata seorang pengunjuk rasa, Abu Ali Darraji dikutip Xinhua.net.

Aksi demonstrasi juga terjadi di kota suci kaum Syiah Karbala dan Kota Diwaniyah di Irak tengah dan selatan setelah seruan ulama Syiah untuk mengadakan demonstrasi di seluruh Irak.

“Saya tidak ingin perang antara Iran dan Amerika dan tidak ingin Irak menjadi medan perang seperti itu. Kami membutuhkan sikap serius dari para pemimpin negara untuk menjauhkan Irak dari perang seperti itu yang akan mengubah segalanya menjadi puing-puing , “Sadr menulis di halaman Twitter-nya sebelumnya.

Demonstrasi datang di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan itu setelah Presiden AS Donald Trump memutuskan untuk tidak menerbitkan kembali keringanan sanksi bagi importir besar untuk terus membeli minyak Iran ketika mereka berakhir pada awal Mei.

Pada 15 Mei, Departemen Luar Negeri AS memerintahkan memerintahkan semua staf mereka di kedutaan di Baghdad dan konsulat di Erbil untuk pulang ke AS, di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dengan Iran, negara tetangga Irak.

Sebelumnya, militer AS mengatakan pasukan AS waspada tinggi di Irak dan Suriah karena kekhawatiran akan “ancaman yang akan terjadi” dari pasukan yang didukung Iran di kawasan itu.

Pada 19 Mei, sebuah Roket Katyusha menghantam daerah kosong di dekat kedutaan AS di Irak, yang tidak menimbulkan korban.

Amerika Serikat juga meningkatkan penumpukan militernya di wilayah ini baru-baru ini dengan mengerahkan sebuah kapal induk, pembom dan sistem anti-rudal, mengutip ancaman serangan Iran.

Ada spekulasi bahwa Sadr akan bergabung dengan para demonstran di Baghdad namun dirinya tak kunjung hadir. Pemimpin, yang blok politiknya muncul lebih dulu dalam pemilihan parlemen tahun lalu, merupakan sahabat baik Washington maupun Iran.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ASIrakiranMoqtada al SadrsyiahSyiah Irak
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amnesty International: Pelaku Penganiayaan di Kampung Bali Harus Diadili
Tulisan selanjutnya Danrem 162 Prioritaskan Santri Hafizh 30 Juz Jadi Prajurit TNI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?