Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Ancam Beri Sanksi Mereka yang Memberikan Dukungan ke Tanker Iran Adrian Darya 1

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Agustus 2019 19:47 7:47 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 September 2019 10:14
Bagikan
Tanker Iran Grace 1 diubah namanya menjadi Adrian Darya 1.
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika Serikat hari Jumat (30/8/2019) mengancam akan memberikan sanksi kepada siapa saja yang memberikan dukungan kepada tanker Iran Adrian Darya 1.

Sebelumnya menggunakan nama Grace 1 dan bendera Panama, kapal tersebut mondar-mandir di Laut Mediterania setelah sempat ditahan selama enam pekan di Gibraltar dengan sangkaan membawa minyak untuk Suriah, yang merupakan pelanggaran terhadap sanksi yang dikeluarkan oleh Uni Eropa.

Dilansir DW, Departemen Keuangan Amerika Serikat menyatakan bahwa kendaraan laut itu sekarang merupakan “bloked property” berdasarkan perintah eksekutif yang menarget teroris dan pihak-pihak yang mendukung terorisme.

Sanksi Amerika Serikat itu juga mengenai kapten kapal berkebangsaan India, Akhilesh Kumar, 43.

“Barang siapa yang memberikan dukungan kepada Adrian Darya 1 berisiko dikenai sanksi,” kata Sigal Mandelker, wakil menteri AS bidang terorisme dan intelijen keuangan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Wanita pejabat tinggi AS itu mengatakan bahwa kapal-kapal seperti Adrian Darya 1 memungkinkan Iran “mengirimkan minyak dalam jumlah besar, yang mereka upayakan untuk disamarkan dan dijual secara tidak sah guna mendanai aktivitas-aktivitas jahat rezim.”

Setelah tanker itu ditangkap marinir Inggris pada 4 Juli, Washington menekan Gibraltar –koloni Inggris di bagian selatan Spanyol– agar menyita kapal tersebut berikut isinya yaitu 2,1 juta barel minyak.

Amerika Serikat bersikukuh menyatakan pemilik sesungguhnya Adrian Darya 1 adalah Garda Revolusi Iran, organisasi paramiliter yang patuh hanya kepada pemimpin spiritual Syiah Iran tertinggi Ayatullah Ali Khamenei.

Tanker itu dilepaskan otoritas Gibraltar pada 15 Agustus setelah Teheran berjanji bahwa minyak yang diangkutnya –bernilai sekitar $140 juta– tidak akan melanggar sanksi Uni Eropa terhadap Suriah.

Hari Senin (26/8/2019), Iran mengatakan bahwa pihaknya “telah menjual minyak itu” kepada pembeli luar negeri, tetapi menolak untuk menyebutkan identitas pembelinya karena takut mereka akan dikenai sanksi oleh AS. Teheran mengatakan pembeli minyak itulah yang selanjutnya memutuskan ke mana tanker Adrian Darya 1 akan berlayar.

Pakar-pakar perminyakan berkeyakinan Iran masih berencana untuk memindahkan minyak itu dari kapal ke kapal, dan sepertinya memang Suriah adalah tujuan akhir dari pengiriman minyak tersebut.

Sejak tanker itu dilepas dan meninggalkan Gibraltar, banyak spekulasi ke mana akhirnya tanker itu akan berlabuh dan mengeluarkan muatan minyaknya. Baik Libanon maupun Turki membantah bahwa tanker itu akan bersandar di salah satu pelabuhan mereka, meskipun sebelumnya website pemantau trafik perjalanan kapal-kapal di laut menunjukkan Adrian Darya 1 akan berlabuh di Turki.

Ketika berita ini ditulis, Sabtu (31/8/2019), tanker tersebut terpantau masih berada di Laut Mediterania (Laut Tengah) tidak jauh dari sisi barat Siprus, negara pulau kecil yang tidak jauh dari Libanon dan dekat ke Turki, negara yang sedang mengupayakan pembentukan zona bebas militer di utara Suriah yang berbatasan dengan wilayah Turki.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Adrian Darya 1Amerika SerikatiranSanksitanker
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Semarak Menyambut Tahun Baru Islam 1441 Hijriyah
Tulisan selanjutnya Madani Islamic Forum Bahas Kritik Ibnu Taimiyah Terhadap Logika Aristoteles

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?