Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Denmark Akan Cabut Status WN Militan Berkebangsaan Ganda

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Oktober 2019 18:26 6:26 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Oktober 2019 18:26
Bagikan
Paspor Denmark.
Bagikan

Hidayatullah.com–Denmark berencana mencabut status warga negara pemilik paspor ganda yang bergabung dengan kelompok militan di luar negeri.

Dalam pernyataan yang dirilis hari Senin (14/10/2019), pemerintah menyebut “risiko signifikan” dari orang-orang yang pergi bergabung dengan kelompok ISIS dan yang mungkin berusaha kembali ke Denmark.

Keputusan untuk mempercepat legislasinya datang setelah Turki melancarkan operasi militer di bagian utara Suriah, di mana pasukan Kurdi menahan beribu-ribu orang tersangka anggota ISIS alias IS alias Daesh dan keluarganya.

“Ada risiko kamp-kamp IS yang dikontrol Kurdi di daerah perbatasan akan jatuh, dan militan-militan asing berkewarganegaraan Denmark akan bergerak menuju Denmark,” kata Perdana Menteri Mette Frederiksen seperti dikutip Euronews.

“Orang-orang ini telah memalingkan diri dari Denmark dan bertempur dengan cara kekerasan melawan demokrasi dan kebebasan kita. Mereka membahayakan masyarakat kita. Mereka tidak diinginkan di Denmark.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Oleh karena itu pemerintah akan melakukan apapun yang bisa dilakukan untuk mencegah mereka kembali ke Denmark,” imbuhnya.

Pihak berwenang Denmark meyakini 158 orang asal Denmark bergabung dengan kelompok ISIS di Suriah dan Iraq sejak 2012, sekitar 27 masih berada di wilayah konflik. Dua belas dari mereka diyakini mendekam dalam tahanan.

Kedua puluh tujuh orang itu berkewarganegaraan Denmark, tetapi tidak jelas berapa orang yang memiliki kewarganegaraan ganda.

RUU itu, yang mendapat dukungan anggota-anggota parlemen dari berbagai partai, akan memberikan wewenang kepada pemerintah untuk mencabut status warga negara Denmark orang yang juga memiliki kewarganegaraan lain tanpa izin atau perintah pengadilan.

RUU itu tidak berlaku untuk orang Denmark pemilik satu kewarganegaraan sebab pemerintah dilarang menjadikan orang tidak memiliki kewarganegaraan.

Beberapa negara Eropa lain juga akan memberlakukan ketentuan serupa.

Mereka enggan untuk mengadili anggota militan asing di negaranya sebab khawatir ada kemarahan dari masyarakat, kesulitan mengumpukan bukti, dan takut justru mengundang aksi balas dendam militan di Eropa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:denmarkISIS
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dubes AS Temui Muhammadiyah Bahas Pelanggaran HAM terhadap Uighur
Tulisan selanjutnya Kemenag Anugerahkan Al-Qur’an Award ke Pengembang Mushaf Al-Qur’an

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pejabat Pertahanan Aliansi Mekkah Dikabarkan Bakal Kunjungi Iran, Bahas Keamanan Regional

Berita
26 Oktober 2026 14:33
Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
Prioritaskan Warganya Malaysia akan Kurangi Pekerja Asing
Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
BPJPH Dukung Gen Halal Championship, Siapkan Generasi Penggerak Ekosistem Halal

Terbaru

  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
  • Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
  • Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
  • Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
  • Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat
  • LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
  • Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS
  • Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
  • Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?