Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Survei: Sepertiga Kelas Menengah di Inggris Harus Ngutang untuk Bayar Tagihan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Juni 2016 10:04 10:04 am
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Juni 2016 10:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sepertiga keluarga kelas menengah di Inggris perlu meminjam uang agar dapat membayar tagihan tak terduga sebesar 500 pound, begitu menurut survei terbaru.

Menurut survei yang dilakukan YouGov untuk Times, 31% pekerja ABC1, yang termasuk manajer yunior dan para profesional, harus bekerja keras untuk bisa membayar tagihan sebesar itu.

Angkanya naik menjadi 46% di kalangan pekerja manual dan pengangguran.

Meskipun inflasi saat ini rendah, banyak pekerja tidak mendapatkan kenaikan gaji selama bertahun-tahun, lapor BBC Selasa (7/6/2016).

Bank sentral Inggris, Bank of England, bulan lalu memperkirakan inflasi akan naik di paruh kedua tahun ini. Hal itu berarti akan menambah beban bagi sebagian rumah tangga.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Survei yang dilakukan dengan melibatkan 1.648 responden di seluruh Inggris itu dilakukan oleh YouGov pada 16 dan 17 Mei. Hasilnya, 14% responden mengaku tidak bisa membayar tagihan meskipun hanya sebesar 100 pound jika tidak berhutang. (1 pound sekitar 19.355 rupiah).

Survei juga menunjukkan, wanita cenderung tidak memiliki uang simpanan dibanding pria. Setengah dari wanita kelompok usia 18 sampai 24 tahun bahkan mengaku tidak bisa mendapatkan uang 500 pound jika dibutuhkan. Bandingkan angka itu dengan 23% di kalangan wanita usia 65 tahun ke atas. Dengan kata lain, wanita yang berusia muda lebih “bokek” dibanding nenek-nenek.

Sementara itu di Amerika Serikat, warga negara kaya dan adidaya itu mengalami kondisi finansial yang sama. Sejak 2013 bank sentral Amerika, Federal Reserve, menanyai konsumen-konsumen di Amerika apakah mereka sanggup membayar tagihan tak terduga sebesar $400. (1 dolar sekitar 13.350 rupiah).

Tahun ini, 47% responden di Amerika mengatakan bahwa mereka bisa membayar tagihan tak terduga sebesar itu jika mereka berhutang, atau menjual barang yang mereka miliki untuk mendapatkan uang tunai sebanyak itu.

Hutang meningkat

Money Advice Service mendapati bahwa 4 dari 10 orang dewasa di Inggris memiliki tabungan tidak lebih dari 500 pound. Sementara survei oleh bank ING menunjukkan 28% tidak ada yang tersisa dalam rekening bank mereka, alias saldo nol.

Menurut Aviva, hutang keluarga Inggris rata-rata 13.520 pound pada awal tahun ini, karena ada kemudahan untuk mendapatkan kredit.

Angka itu naik 4.000 pound hanya dalam kurun 6 bulan, atau kenaikan tertinggi sejak musim panas 2013, kata perusahaan asuransi itu.

Laporan Aviva tersebut mengatakan bahwa rata-rata keluarga memiliki 3.150 pound dalam pundi-pundi tabungan mereka.

Martin Lewis, pendiri MoneySavingExpert.com, menyarankan keluarga-keluarga di Inggris menyisihkan uangnya agar dapat membayar tagihan-tagihan mereka sedikitnya untuk 6 bulan. Namun, Lewis mengakui sarannya itu sulit diwujudkan terutama oleh kalangan berpenghasilan rendah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Panduan untuk Puasa Jejaring Sosial selama Ramadhan
Tulisan selanjutnya Waspada Pujian Berujung ‘Ain

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?