Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Eks Kepala Kepolisian Filipina Dituding Menjual Narkoba Sitaan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Oktober 2019 18:36 6:36 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Oktober 2019 18:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Mantan kepala kepolisian nasional Filipina menghadapi gugatan pidana berkaitan dengan penjualan narkoba sitaan.

Jenderal Oscar Albayalde mengundurkan diri pekan lalu di tengah-tengah tuduhan bahwa dirinya turun tangan melindungi anggota-anggota kepolisian yang terlibat dalam penjualan narkoba ilegal.

Ketika menjabat Albayalde memimpin pelaksanaan kebijakan perang terhadap narkoba Presiden Rodrigo Duterte.

Albayalde membantah tuduhan itu, tetapi dia mempersilahkan aparat melakukan investigasi sehingga dia mendapat proses hukum yang jujur dan adil.

Penyelidikan yang dilakukan Senat, yang digelar bulan ini, merekomendasikan agar Albayalde dan 13 anak buahnya dijerat hukum dengan pasal narkoba serta suap berkaitan dengan penjualan kembali narkotika sitaan pada tahun 2013.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Gugatan pidananya dimasukkan hari Senin (21/10/2019) oleh Philippine National Police Criminal Investigation and Detection Group (PNP-CIDG), lembaga yang bertugas menyelidiki tindak pidana yang dilakukan oleh anggota kepolisian, lansir BBC.

Sekarang kewenangan ada di Departemen Kehakiman apakah akan meneruskan perkara jenderal itu dan 13 anak buahnya berdasarkan gugatan yang masuk.

Pada bulan Juli, UN Human Rights Council lewat pemungutan suara memutuskan agar dibentuk tim investigasi apakah kebijakan perang melawan nerkoba yang dicanangkan Presiden Duterte dalam pelaksanaannya melanggar HAM rakyat. Laporan dari tim itu akan memusatkan perhatian pada pembunuhan ekstrayudisial, penangkapan sewenang-wenang dan penghilangan orang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:albalyadeDutertefilipinaperang narkoba
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ditarik dari Utara Suriah Pasukan Amerika Sudah Memasuki Iraq
Tulisan selanjutnya Anggota DPD RI: Jokowi Menanggung Beban Ganda

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Berita
2 September 2026 20:14
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?