Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bau, PM Mahathir Malu Dengan Kondisi WC Umum di Malaysia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Agustus 2019 18:58 6:58 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Agustus 2019 18:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Perdana Menteri Malaysia menyuarakan ketidaksenangannya terhadap kondisi toilet-toilet umum di seluruh penjuru negeri.

PM Mahathir mengatakan dia sering memeriksa WC umum (Melayu: tandas awam) dan kerap mendapati kondisi bau serta kotor.

“Saya sangat malu (dengan kondisi itu). Ini mencerminkan perilaku kita. Kita seharusnya merasa malu, tetapi kita justru menganggapnya biasa saja, karena tidak ada yang tahu siapa melakukan apa,” kata Mahathir.

“Hal ini menunjukkan kurangnya kesadaran bermasyarakat di dalam diri kita,” kata Mahathir dalam peluncuran program Pendidikan Kewarganegaraan hari Selasa (13/8/2019) seperti dikutip The Star.

Perdana menteri berusia lebih dari 90 tahun itu mengatakan bahwa kekagumannya terhadap budaya Jepang sudah diketahui khalayak, dan dia mengaku sangat terkesan dengan standar tinggi higiene orang Jepang dan bagaimana anak-anak diajarkan tentang kesadaran lingkungan sejak dini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mahathir juga menyinggung soal kebiasaan membuang sampah sembarangan dan menyebut grafiti sebagai pemandangan yang menyakitkan mata.

“Apabila tiga juta orang di Kuala Lumpur membuang puntung rokok seenaknya, maka dalam waktu dekat kita akan hidup dalam gunungan puntung rokok,” kata Mahathir, yang merupakan lulusan sekolah kedokteran di Inggris itu.

Dia menekankan bahwa pendidikan kewarganegaraan sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai moral dan mengarahkan anak-anak menjadi warga negara yang lebih baik.

“Dengan pemikiran rakyat yang beradab, Malaysia akan lebih maju dan akan dipandang baik di mata dunia,” kata pria yang kerap dipanggil Dr. M itu.

Pendidikan kewarganegaraan diperkenalkan kembali di sekolah-sekolah Malaysia pada bulan Juni dan disisipkan dalam mata pelajaran bahasa Melayu, Inggris, pendidikan agama Islam, pendidikan moral serta sejarah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:MahathirMalaysiatoilet
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Swiss Adili Kasus Suap Miliarder Israel Beny Steinmetaz di Guinea
Tulisan selanjutnya Kristen dan Syirik: Respon untuk Mun’im Sirry

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Berita
29 Agustus 2026 08:29
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?