Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sejak 2010 Sebanyak 143 Warga Jerman Diculik di Luar Negeri

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Desember 2019 13:51 1:51 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Desember 2019 13:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sejak tahun 2010 sebanyak 143 warga jerman diculik di luar negeri, menurut statistik pemerintah.

Penculikan terjadi di 37 negara berbeda, menurut statistik yang dirilis atas permintaan Partai Kiri (Die Linke) dan pertama kali dilaporkan oleh Funke Media Group.

Warga Jerman paling banyak diculik di Nigeria dalam 17 kasus dengan 19 korban, kemudian di Suriah dalam 8 kasus dengan 13 korban, di Meksiko dalam 8 kasus dengan 12 korban, di Afghanistan dalam 9 kasus dengan 11 korban, dan di Senegal dalam 7 kasus dengan 7 korban.

Jumlah tersebut menunjukkan rata-rata terjadi satu penculikan warga Jerman di luar negeri sejak 2010. “Ini angka yang sangat tinggi dan mengkhawatirkan,” kata pimpinan fraksi Partai Kiri Dietmar Bartsch kepada koran Funke seperti dilansir DW Sabtu (30/11/2019).

Kementerian Dalam Negeri tidak memberikan informasi tentang nasib mereka yang diculik, dengan alasan keselamatan mereka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Resminya, pemerintah federal tidak membayar uang tebusan yang diminta penculik, tetapi pembayaran sering kali disamarkan sebagai dana bantuan. Warga negara Jerman secara hukum dilarang membayarkan uang tebusan kepada kelompok-kelompok teroris. Namun dalam praktinya, keluarga atau perusahaan tempat mereka bekerja sangat jarang dikenai jerat hukum apabila melakukannya.

Sebuah laporan The New York Times tahun 2014 menyebutkan bahwa pemerintah negara-negara Eropa sudah membayarkan $165 juta (€150 juta) dalam kurun waktu sekitar 6 tahun, memenuhi pundi-pundi uang Al-Qaeda dan afiliasinya, sekitar $10 juta per tawanan yang diculik.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:culikJerman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wan Azizah: Tribunal Khusus Menangani Kasus Pelecehan Seksual akan Dibentuk
Tulisan selanjutnya Airbus Pecat 16 Karyawan Tersangka Mata-Mata

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

Berita
3 September 2026 19:56
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?