Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Nobel Institute Kecewa PM Abiy Ahmed Enggan Ikuti Tradisi Konferensi Pers Penerima Penghargaan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Desember 2019 20:23 8:23 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Desember 2019 20:23
Bagikan
PM Ethiopia Abiy Ahmed.
Bagikan

Hidayatullah.com—Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed tidak akan menghadiri tradisi konferensi pers saat menerima anugerah Nobel Perdamaian pekan depan.

Keputusan PM Ehtiopia itu dikritik tajam.

Sekretaris Komite Nobel, yang juga direktur Nobel Institute Olav Njølstad mengatakan kepada media bahwa keputusan Abiy tersebut problematik bagi komitenya.

“Nobel Institute dan Nobel Committee berharap Abiy Ahmed bersedia bertemu dengan media Norwegia dan internasional. Kami sudah sangat jelas soal ini dan juga menjelaskan bahwa dikarenakan banyak hal bagi kami situasi ini sangat problematik,” katanya kepada NRK Media seperti dilansir BBC Jumat (6/12/2019).

“Saya yakin [alasan di belakang itu] berkaitan dengan tantangan-tanganan yang dihadapinya di negaranya, dan juga antara lain disebabkan keyakinan agama dan kerendahan hati pribadinya,” imbuh Olav Njølstad.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Billene Seyoum, jubir Abiy Ahmed, mengatakan kepada Reuters bahwa PM Ethiopia itu harus membuat agenda “prioritas” mengingat padatnya acara dan tanggung jawabnya di tanah air.

Dia menambahkan bahwa PM Abiy sudah mendapatkan persetujuan dari Nobel Institute untuk tidak mengikuti acara konferensi pers.

Selain itu, kata jubir wanita itu, berdasarkan budaya bangsa orang Ethiopia tidak terbiasa menonjolkan kelebihan dirinya di hadapan orang lain.

“Pada level pribadi, sikap rendah hati dari perdana menteri itu berakar dari budaya kami yang sangat tidak sejalan dengan sifat yang sangat terbuka dari anugerah Nobel,” kata wanita itu kepada Reuters.

PM Abiy Ahmed dijadwalkan tiba di Oslo pada hari Senin 9 Desember, sehari sebelum penyerahan hadiah Nobel.

Abiy Ahmed ditetapkan sebagai penerima anugerah Nobel Perdamaian pada bulan Oktober, karena upayanya untuk menciptakan perdamaian di antara kelompok-kelompok di negaranya dan meningkatkan kerja sama internasional, serta upayanya mengakhiri perseteruan panjang Ethiopia dengan negara tetangga Eritrea.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abiy AhmedEthiopiaNobel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Saudi Tak Lagi Dipisahkan Berdasarkan Gender di Kafe atau Restoran
Tulisan selanjutnya Pemerintah George Weah Tak Punya Uang Misi Korps Perdamaian AS di Liberia Ditangguhkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Berita
3 September 2026 09:53
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?