Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Najib Razak Ikrarkan Sumpah Laknat Terkait Pembunuhan Altantuya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Desember 2019 20:26 8:26 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Desember 2019 20:26
Bagikan
Mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak mengikrarkan sumpah laknat (mubahalah) untuk membantah tuduhan terpidana mati mantan anggota polisi Azilah Hadri bahwa dirinya yang memerintahkan pembunuhan wanita bernama Altantuya Shaariibuu.
Bagikan

Hidayatullah.com–Mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak mengikrarkan sumpah laknat (mubahalah) untuk membantah tuduhan mantan anggota polisi komando Azilah Hadri bahwa dirinya yang memerintahkan pembunuhan wanita bernama Altantuya Shaariibuu.

Najib mengucapkan sumpah itu di Masjid Jamek Kanpung Baru, Kuala Lumpur, usai shalat Jumat hari ini (20/12/2019), lapor Malaysia Kini.

“Wallahi, wabillahi, watallahi. Alhamdulillah, sejak saya memasuki usia taklif hingga saat ini, saya tidak pernah mengarahkan mana-mana individu untuk membunuh seorang wanita warganegara Mongolia bernama Altantuya Shaariibuu. Malah saya tak pernah berjumpa dan tak mengenali mendiang sama sekali. Jika saya berdusta maka laknat Allah SWT ke atas diri saya. Dan jika saya benar, maka mereka yang memfitnah saya dan tidak bertaubat akan dilaknat oleh Allah SWT di dunia dan akhirat,” kata Najib membaca teks sumpahnya.

Hadir dalam pengucapan sumpah itu istrinya Rosmah Mansor dan putrinya Nooryana Najwa, Presiden UMNO Ahmad Zahid Hamidi, serta sejumlah petinggi partainya.

Setelah mengucapkan sumpah Najib bertakbir tiga kali, yang disambut jamaah masjid.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Mubahalah dilakukan Najib untuk membantah tuduhan yang diutarakan Azilah Hadri, terpidana mati bekas polisi anggota pasukan Unit Tindakan Khas (UTK), yang menyatakan dalam pernyataan bersumpah (statutory declaration) setebal 17 halaman bahwa dia melakukan pembunuhan Altantuya atas perintah Najib Razak yang ketika itu menjabat wakil perdana menteri. Pernyataan Azilah itu membeberkan bagaimana dia semasa bertugas dibawa ke kediaman Najib di Seri Kenangan di Pekan, daerah pemilihannya. Azilah mengatakan bahwa Najib tidak hanya memerintahkan wanita itu, tetapi juga meminta bahan peledak dari gudang senjata UTK untuk mengenyahkan jasad Altantuya dalam sebuah operasi rahasia. Altantuya adalah seorang wanita Mongolia berprofesi sebagai model, yang ketika dibunuh pada tahun 2006 diketahui sebagai kekasih gelap dari Abdul Razak Abdullah Baginda yang merupakan orang kepercayaan Najib Razak.

Sebelum mengucapkan sumpah, Najib sempat menjelaskan kepada hadirin di masjid itu bahwa dia pernah bersumpah dahulu di Ijok pada pilihan raya kecil (PRK) Ijok 2007, dan di Guar Perahu dan pada PRK Permatang Pauh 2008. Namun, sumpahnya kali ini merupakan “puncak segala sumpah,” kata Najib.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Altantuya ShaariibuuMalaysiaNajib Razak
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Di Negara Kaya Swiss Kemiskinan Terus Bertambah
Tulisan selanjutnya KTT Kuala Lumpur 2019 Hasilkan 5 Nota Kesepahaman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Berita
29 Agustus 2026 09:20
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?