Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

IOC Larang Protes Politik di Olimpiade Tokyo 2020

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Januari 2020 19:15 7:15 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Januari 2020 19:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–International Olympic Committee (IOC) merilis panduan rinci bentuk apa saja yang protes atlet yang dinyatakan terlarang dalam penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020.

Panduan yang dirilis hari Kamis 9 Januari itu melarang antara lain tindakan atlet seperti bersimpuh dengan bertumpu pada lutut, membuat gerakan tangan bermakna politik, serta melecehkan medali Olimpiade.

Olympic Charter’s Rule 50 melarang atlet mengambil sikap politik di arena pertandingan, seperti gerakan mengangkat kepalan tangan ke udara yang dilakukan pelari sprinter Amerika Tommie Smith dan John Carlos pada Olimpiade 1968 di Mexico City.

“Kita perlu membuatnya jelas dan mereka ingin kejelasan soal aturannya,” kata Kirsty Coventry, ketua komisi atlet di IOC, yang menyusun panduan tiga halaman itu seperti dikutip Asahi Shimbun.

“Mayoritas atlet merasa perlu bahwa kita saling menghormati satu sama lain sebagai atlet,” imbuh peraih medali emas cabang renang yang sekarang menjabat menteri olahraga Zimbabwe tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Atlet yang melanggar aturan protes selama penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 dari tanggal 24 Juli sampai 9 Agustus diancam dengan tindakan disipliner tiga putaran oleh IOC, organisasi payung cabang olahraga bersangkutan, serta komite olimpiade nasional di negara asal atlet.

Panduan baru itu dikeluarkan setelah dua atlet Amerika dijatuhi sanksi oleh Komite Olmpiade AS akibat protes di atas podium saat menerima medali pada Pan-American Games bulan Agustus 2019 di Lima, Peru. Atlet anggar pria Race Imboden bersimpuh di atas podium, sementara atlet lempar martil wanita Gwen Berry mengacungkan tinju ke udara sebagai bentuk protes. Keduanya diganjar hukuman percobaan 12 bulan, yang masanya mencakup Olimpiade Tokyo 2020.

Protes lain oleh atlet pada 2019 dilakukan perenang asal Australia dan Inggris yang menolak naik ke podium bersama peraih medali emas Sun Yang, atlet asal China yang tersangka pelanggaran dopping.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BPJPH: Sejumlah Daerah Menyatakan Kawasan Wisata Halal
Tulisan selanjutnya HRW: Ribuan Orang Masih Terus Berusaha Meninggalkan Eritrea

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

al-azhar masjid al-aqsha
Berita

Al-Azhar Kecam Serangan ke Arab Saudi, Minta Semua Pihak Tahan Diri

Berita
16 September 2026 14:08
Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang
Tembak Jatuh Drone Houthi di Dekat Mekkah, Saudi Tegaskan Tanah Suci sebagai “Garis Merah”
LPPOM dan Balai POM DKI Dorong Industri Kosmetik Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal
Tingkatkan Publikasi Internasional, Unhan RI Tekankan Integritas dan Etika Pemanfaatan AI

Terbaru

  • Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’
  • Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang
  • Kebutuhan Dai Masjid Ibukota Mendesak, DPW Hidayatullah DKI Jakarta Gagas Madrasah Muballigh Muda
  • Hari Solidaritas Hijab, Muslimat Hidayatullah Jaksel Ajak Muslimah Bangga Berhijab
  • KO Lawannya 12 Detik, Petarung UFC Ini Lafalkan Al-Fatihah di Hadapan Ribuan Penonton AS
  • Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru
  • Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
  • Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina
  • Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat
  • Tak Ingin Pelajar Lokal Merasa Minoritas, Italia akan Batasi Siswa Asing dan Larang Hijab

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?