Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Beri Kemudahan Visa Calon Mahasiswa Indonesia

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 2 Juni 2011 09:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dubes AS untuk Indonesia, Scot Marciel mengatakan AS akan memberikan kemudahan pemberian visa untuk melipatgandakan jumlah mahasiswa asal Indonesia.

Pemerintah Amerika Serikat menjanjikan kemudahan mendapatkan visa bagi mahasiswa Indonesia yang akan belajar di negara Paman Sam.

Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Scot Marciel, mengatakan pemerintahnya akan memberikan kemudahan pemberian visa untuk melipatgandakan angka calon mahasiswa asal Indonesia, yang akan belajar di negara tersebut. Disamping itu, jumlah beasiswa juga akan ditingkatkan. Hal ini disampaikan Dubes Marciel di Kementerian Luar Negeri, Selasa sore.

Dalam kerjasama riset dan pendidikan ini, pemerintahan Obama telah menyiapkan dana sekitar 150 Juta Dolar Amerika untuk lima tahun ke depan. Dana tersebut, kata Marciel, akan digunakan pula untuk memperkuat sistem pendidikan Indonesia, di bawah koordinasi Badan Amerika Serikat untuk Pembangunan Internasional (USAID), serta kemitraan antar universitas.

Dalam jangka pendek Amerika ingin menambah jumlah mahasiswa Indonesia hingga 14 ribu orang. Upaya tersebut akan terus berlanjut, karena minat pelajar Indonesia juga meningkat, kata mantan Duta Besar Amerika untuk ASEAN tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Prakarsa pendidikan ini disambut baik oleh Wakil Menteri Pendidikan, Fasli Djalal, terutama kemudahan mendapatkan visa. Menurut Fasli, ini adalah bentuk pemulihan kepercayaan Amerika Serikat kepada pelajar Indonesia, yang sempat ditolak masuk pasca serangan 11 September 2001.

Fasli Djalal mengatakan, “Dia (pemerintah AS) sudah kerja keras di sana, mereka ada homeland security-nya, tetapi sekarang success rate (keberhasilan) permohonan visa pelajar Indonesia sudah 95 persen, hanya 5 persen yang masih perlu klarifikasi data. Sampai tidak lolos ya karena biasanya jejak rekam calon mahasiswa betul-betul diteliti, apakah ini dari Solo atau pesantren tertentu, itu diperiksa semua.”

Melalui Kementerian Pendidikan Nasional, lamaran beasiswa yang ditawarkan bervariasi; mulai dari jenjang Sarjana, Master dan Doktor. Sebaliknya, Indonesia berharap dapat meningkatkan jumlah mahasiswa Amerika ke Indonesia sebanyak 1.000 orang.

“Jadi kita berharap seribu beasiswa yang kita kirim ke seluruh dunia itu rasanya pantas kalau angka itu naik ke Amerika. Bidang-bidang ilmu yang diperlukan seperti ilmu pasti (science), perubahan iklim, teknologi, dan matematika yang terbaik dari sana,” ujar Fasli.

Total jumlah mahasiswa Amerika saat ini mencapai 19 Juta orang. Indonesia menargetkan untuk merebut 10 persen dari angka tersebut atau sekitar 1,9 Juta baik melalui beasiswa maupun pribadi.

Mahasiswa Amerika sendiri, kata Fasli, lebih berminat untuk mendalami bidang-bidang humaniora di Indonesia; seperti politik, sosiologi, antropologi, studi perubahan iklim, dan biologi kelautan.

Student Loan

Untuk semakin mengintensifkan bangkitnya minat pelajar Indonesia untuk studi di Amerika, sebelum ini, Dewan Gabungan AS-Indonesia bidang Pendidikan Tinggi baru-baru ini menyediakan beberapa kemudahan, termasuk program kredit pelajar.

Direktur Eksekutif Dewan Gabungan Amerika-Indonesia bidang Pendidikan Tinggi, David Green mengatakan, melalui dewan gabungan bidang kemitraan pendidikan tinggi AS-Indonesia, diharapkan mampu mengurangi hambatan-hambatan besarnya biaya untuk belajar di AS. Di antara program yang sudah diluncurkan adalah “program kredit pelajar” (federal student loan), yang akan dapat diakses oleh pelajar asal Indonesia.

Nah, kapan program seperti ini juga dilakukan di berbagai belahan dunia, termasuk kawasan Timur Tengah? *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MA RI-Sudan Jalin Kerja Sama Hakim Syariah
Tulisan selanjutnya Habibie: “Lepaskan Pancasila dari Stigma Lama yang Penuh Mistis”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Berita
21 Juli 2026 08:51
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?