Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

HRW: Ribuan Orang Masih Terus Berusaha Meninggalkan Eritrea

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Januari 2020 19:24 7:24 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Januari 2020 19:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ribuan orang Eritrea, termasuk anak-anak, masih terus meninggalkan negara mereka disebabkan banyaknya pelanggaran hak asasi manusia dan kewajiban militer tanpa batas waktu, kata kelompok Human Rights Watch dalam laporannya.

Menurut undang-undang wajib militer berlaku bagi mereka yang memasuki usia 18 tahun. Namun, pada praktiknya tidak sedikit anak-anak yang terjaring, terutama yang bermukim di daerah pedesaan, dan langsung diikutkan dalam program militer, kata HRW dalam World Report 2020.

Mengutip data komisi tinggi PBB untuk urusan pengungsi, HRW menulis bahwa 507.300 orang Eritrea melarikan diri dari negaranya antara tahun 1993 dan 2018 atau sekitar 10% populasi.

Di negara itu, kebanyakan pria dan wanita dipaksa bekerja di industri-industri yang dikelola pemerintah, sementara sebagian lain dipaksa bekerja di infrastruktur yang dikelola perusahaan-perusahaan pertambangan asing. Mereka sering kali dibayar dengan upah sangat minim.

Eritrea dianggap sebagai salah satu negara paling represif di Afrika. Negara itu terus menolak akses masuk bagi pelapor khusus PBB serta para pemantau HAM, tulis HRW.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejak merdeka tahun 1993 tidak pernah ada pemilihan umum di negara itu dan Presiden Isaias Afewerki sudah berkuasa hampir 27 tahun.

Meskipun ada perjanjian damai dengan Ethiopia pada tahun 2018, pemerintah masih belum mengimplementasikan konstitusi yang disetujui tahun 1997 oleh majelis transisi nasional.

Belum lama ini, Eritrea menasionalisasi sekolah-sekolah agama dan menutup fasilitas kesehatan yang dikelola gereja Katolik, lansir BBC Rabu (15/1/2020).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya IOC Larang Protes Politik di Olimpiade Tokyo 2020
Tulisan selanjutnya Buku Pelajaran Fotokopi Laris di Zimbabwe

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Oman Serukan Rute Alternatif Pengiriman LNG Supaya Tidak Lewat Hormuz

Berita
19 September 2026 09:54
Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’
Saat Harga BBM Naik, Qatar Salurkan 1,3 Juta Liter Bahan Bakar untuk Gaza
Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza
LPPOM dan Balai POM DKI Dorong Industri Kosmetik Siap Hadapi Regulasi BPOM dan Halal

Terbaru

  • Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’
  • Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang
  • Kebutuhan Dai Masjid Ibukota Mendesak, DPW Hidayatullah DKI Jakarta Gagas Madrasah Muballigh Muda
  • Hari Solidaritas Hijab, Muslimat Hidayatullah Jaksel Ajak Muslimah Bangga Berhijab
  • KO Lawannya 12 Detik, Petarung UFC Ini Lafalkan Al-Fatihah di Hadapan Ribuan Penonton AS
  • Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru
  • Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
  • Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina
  • Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat
  • Tak Ingin Pelajar Lokal Merasa Minoritas, Italia akan Batasi Siswa Asing dan Larang Hijab

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?